Efek Samping Pemakaian Kawat Gigi

Kawat gigi atau behel kini sudah menjadi trend tersendiri. Tidak hanya di kalangan anak muda, orang dewasa pun cukup banyak yang memakainya. Banyak faktor yang membuat mereka rela mengeluarkan uang untuk memasang kawat gigi. Ada yang memang untuk tujuan kesehatan, namun ada juga digunakan sekadar bergaya.

Tren ini membuat banyak orang yang bukan ahli di bidang ini kemudian membuka praktik khusus pemasangan kawat gigi, seperti tukang gigi pinggir jalan yang belum tentu memiliki izin resmi. Bisa saja mereka melakukan pemasangan kawat gigi dengan prosedur yang tidak semestinya dengan harga murah.

Karena harga yang murah, akhirnya banyak orang tergiur memasang kawat gigi di tukang gigi pinggir jalan tanpa memperhatikan efek samping pemakaian kawat gigi.

Di sinilah kita harus pintar-pintar membandingkannya agar terhindar dari dampak pemakaian kawat gigi yang tidak diinginkan. Berikut adalah beberapa dampak pemakaian kawat gigi yang mungkin saja bisa terjadi:

Beberapa efek samping pemakaian kawat gigi

Alergi

Pemasangan kawat gigi bisa menyebabkan alergi. Alergi ini muncul dari kandungan logam yang terdapat pada kawat gigi. Banyak gejala yang dirasakan pasien saat mengalami alergi ini, salah satunya pasien merasakan sakit pada telinga. Jika sudah terjadi seperti ini, sebaiknya segera ganti jenis logam pada kawat gigi dengan jenis logam lain.

Menimbulkan Penyakit

Selain menyebabkan alergi, kawat gigi juga bisa menyebabkan penyakit. Penyakit itu bisa menular, bisa juga tidak menular. Contoh efek dari pemasangan kawat gigi yang tidak menular adalah sariawan. Gesekan dari kawat gigi dengan dinding mulut atau pun bibir bisa menimbulkan luka dan dalam jangka panjang akan menjadi sariawan.

Selain sariawan, luka dalam mulut tersebut juga bisa menyebabkan penyakit menular seperti hepatitis dan HIV.

Gigi Goyang

Efek lain dari pemasangan kawat gigi, bisa membuat gigi goyang. Pada dasarnya kerja dari kawat gigi adalah menekan gigi satu dengan gigi lainnya agar secara perlahan menempati posisi yang semestinya. Kawat yang menekan gigi secara perlahan itulah yang menyebabkan gigi goyang. Jika gigi sudah goyang, akan susah untuk kembali kuat seperti sebelumnya.

Masalah Pencernaan

Kawat gigi yang murah dan berkualitas rendah bisa saja mengandung material-material logam yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Jika material-material tersebut bercampur dengan air liur dan tertelan akan menyebabkan gangguan pada pencernaan. Itulah pentingnya, memperhatikan kandungan logam yang terdapat dalam kawat gigi sebelum pemasangan.

Karang Gigi

Karena adanya kawat gigi yang menempel, relatif lebih susah untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi maupun di kawat gigi itu sendiri. Sisa-sisa makanan tersebut lama-lama akan menjadi karang gigi. Jika sudah menjadi karang gigi maka akan lebih susah lagi untuk dibersihkan, tidak cukup hanya dengan pasta gigi dan obat kumur. Tapi, anda harus pergi ke dokter gigi untuk pembersihan kerak dengan alat yang semestinya.

Artikel ini tidak bertujuan membuat anda khawatir dan menghindari pemasangan kawat gigi. Tapi, justru membantu anda untuk lebih bisa membandingkan mana kawat gigi yang berkualitas mana yang tidak.

Pasanglah kawat gigi di dokter gigi spesialis orthodontic yang memiliki izin resmi, jangan di tukang gigi yang kurang bisa dipercaya kompetensinya, guna menghindari efek samping pemasangan kawat gigi yang tidak diinginkan seperti yang dijelaskan di atas.

BAGIKAN
Nino Artikel adalah Pria Jawa kelahiran Sumatera Selatan yang memiliki hobi membaca dan menulis. Minat serta tekat menjadi blogger profesional sudah dilalui dari tahun 2011. Selain seorang freelancer, sesuai dengan namanya, juga adalah seorang penulis artikel.