2 Jenis Kain dan Permasalahannya Ketika Anda Sablon

Sebelum kita membahas materi ini, coba perhatikan kaos yang anda kenakan. Jika kaos yang Anda kenakan terasa panas dan tidak menyerap keringat, biasanya jenis kain yang digunakan adalah jenis kain PE. Kain ini bersifat sintetis.

Sedangkan jika kain yang kita kenakan mampu menyerap keringat dengan baik dan sejuk ketika dipakai, biasanya jenis kain yang digunakan sebagai bahan kaos Anda adalah jenis katun. Meskipun kain katun memiliki beberapa kelas dan kain PE juga memiliki beberapa kelas, tapi anda akan menemui masalah yang sama ketika anda menyablon dua jenis bahan kaos berbeda ini.

Masalah yang ditemui ketika menyablon kaos PE

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, jenis kain PE bersifat sintetis dan seratnya seperti plastik, sehingga ketika cat sablon mengenai kain ini, biasanya cat akan mengalir melalui serat-serat kain. Ini menyebabkan gambar sablon yang sudah menempel di kain akan meleber, yang bisa menyebabkan gambar nampak pudar, bahkan tidak membentuk.

Untuk mencegah gambar kita tidak meleber dan mengalir, ada dua cara yang bisa kita lakukan. Pertama, buatlah cat yang tidak terlalu encer dengan takaran penguat dan pigmen sablon yang tidak terlalu banyak.

Jika cara pertama tidak mungkin anda lakukan karena cat yang sudah anda buat sudah terlanjur Anda campurkan antara pigmen dan penguat serta obat sablon, Anda bisa menggunakan cara yang kedua yaitu dengan langsung mengeringkan dengan hair dryer ketika cat sablon sudah anda Gowes (sudah dicapkan ke kaos).

Masalah yang dihadapi ketika menyablon kain jenis katun

Kain katun adalah kain yang paling mudah untuk disablon, karena pada kain jenis ini cat akan terserap ke kain dengan baik dan tidak akan meleber. Tapi ada beberapa masalah yang mungkin anda hadapi ketika menyablon kain jenis katun ini, terutama ketika anda menyablon kaos katun berwarna hitam. Sablon warna yang langsung disablonkan ke kain hitam hanya akan nampak pudar.

Oleh karena itu Anda harus membuat warna dasar putih sebelum anda membuat warna utama. Anda juga bisa memakai cara lain yaitu dengan langsung mencampurkan ruber putih dengan pigmen warna.

Cara ini sangat efektif karena anda tidak harus berkali-kali menyablon satu kaos, Anda tidak perlu membuat warna dasar, karena anda bisa langsung membuat sablon warna di kain hitam dengan cara ini tanpa sablon dasaran.