3 Prinsip Utama Memotivasi Diri

“Bagaimana menurutmu cuaca hari ini Jhon?” Gee bertanya kepada Jhon..

“Cuaca? Ya, saya kira cuaca hari ini akan sempurna, persis seperti yang saya harapkan”, jawab Jhon dengan penuh percaya diri.

Jawaban Jhon membuatnya sedikit terperangah, lalu ia berkata, “Hmm… bagaimana kamu bisa begitu yakin Jhon?”

“Ya, sederhana saja. Saya telah belajar untuk menyukai keadaan cuaca yang seperti apapun, karena memang saya sama sekali tidak memiliki kontrol terhadapnya”, jawab Jhon masih dengan percaya diri yang sama.

“Selalu berpikir positif mengenai hal-hal yang berada di luar kontrol saya, itu membuat saya tetap termotivasi sepanjang hari, tidak peduli bagaimanapun cuaca yang terjadi”, lanjut Jhon kemudian.

Motivasi!

Seringkali, begitu banyak orang berjuang keras tetap termotivasi sampai ke akhir perjuangan mencapai sesuatu. Itu mungkin adalah satu-satunya pembeda antara sukses dan kegagalan, antara kemenangan dan kekalahan, bahkan antara ‘hidup’ dan mati.

Motivasi adalah sebuah sikap. Ia merupakan sebuah kebiasaan. Ia dapat dapat dibentuk, ditingkatkan,  dijaga serta ditanam dalam-dalam, sama persis seperti kebiasaan lain dalam hidup.

Dan inilah 3 hal mendasar yang bisa membuat Anda tetap termotivasi:

1. Selalu positif

Jika Anda selalu positif, maka Anda akan termotivasi secara alami. Setiap orang memiliki cara berbeda untuk menjadi positif. Namun, umumnya Anda butuh kebiasaan kecil untuk berdialog dengan diri sendiri, sebuah refleksi diri agar tetap bersikap positif dalam segala keadaan.

Cara terbaik untuk mencapainya adalah dengan melihat ‘manfaat’ jika Anda mencapai goal Anda, sementara Anda mencari cara yang menyenangkan untuk mencapainya.

Ambil contoh, Anda terjebak kemacetan di jalan di saat Anda sedang terburu-buru menghadiri sebuah pertemuan penting. Kemacetan yang terjadi adalah hal yang berada di luar kontrol Anda. Anda dapat memilih berpikir bersikap positif dengan mendengarkan lagu kesayangan, atau menelepon keluarga atau sahabat (memakai hands-free), atau hal yang lain yang membuat Anda nyaman.

Atau Anda lebih memilih uring-uringan. Mulai menyalahkan pengemudi lain, sopir angkot yang berhenti seenaknya, jalur lain yang Anda anggap bergerak lebih cepat, menyalahkan petugas lalu lintas yang Anda anggap tidak becus menangani kemacetan, dan sebagainya, dan sebagainya.

Berpikir dan bersikaplah positif meski terdengar sangat sulit sekalipun! Ini semata masalah pilihan, yang lambat laun membentuk kebiasaan.

Jika Anda bersikeras menjadi orang yang positif, tidak akan ada yang bisa menghentikan Anda.

2. Menjaga disiplin

Menjaga disiplin, dalam beberapa hal, adalah lebih baik dibanding bersikap positif.  Jika Anda disiplin, Anda akan meraih apapun yang Anda inginkan. Dan ketika Anda melihat hasil dari usaha Anda, maka Anda akan lebih termotivasi lagi. Jadi, bila Anda telah membuat keputusan, Anda harus menjalankannya dengan disiplin.

Misalnya, Anda memutuskan untuk mengurangi berat  badan. Tak peduli berencana untuk mengurangi berat badan sebanyak 3kg atau 10kg, jika Anda disiplin dengan program diet Anda, disiplin melakukan olah raga, disiplin mengatur menu makanan, Anda akan segera melihat hasilnya.

Seberapa pun lambatnya perkembangan yang Anda capai, jika Anda disiplin, pasti Anda mendapatkan hasilnya. Memang itu tidak bisa dicapai dalam semalam. Oleh karena itu, Anda akan sampai pada hal terakhir berikutnya.

3. Kesabaran
Motivasi akan hancur, jika Anda tidak memiliki kesabaran. Jika Anda tetap mau belajar, dan bekerja mencapai tujuan Anda, maka Anda akan meraihnya.

Kita kembali pada contoh di atas, yaitu dalam rangka menurunkan berat badan. Kita anggap, saat ini Anda berumur 30 tahunan. Ingat, butuh waktu 30 tahun bagi Anda untuk mencapai berat badan Anda saat ini! Lalu, apakah Anda berharap bisa menurunkannya dalam tempo 3 hari? 3 Minggu? Atau mungkin 3 bulan?

Tentu, mungkin Anda sudah melihat hasil usaha Anda sejak minggu-minggu pertama mungkin. Tapi, jika yang Anda inginkan adalah menurunkan berat badan secara sehat, dengan cara alami, dan akhirnya mencapai kondisi ideal, maka itu akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Ketika Anda harus melakukan sesuatu karena Anda telah memutuskan untuk melakukannya, maka jangan biarkan hati Anda mempengaruhi Anda, biarkan pikiran Anda yang memimpin. Jangan pikirkan berapa jam waktu yang akan Anda habiskan di tempat gym, tapi cukup lakukan beberapa menit setiap kalinya.

Kapanpun Anda merasa gelisah dan was-was dan ketakutan, ingatkan diri sendiri untuk bersabar.

Kapanpun Anda berpikir untuk ‘melewatkan’ sesuatu, ingatkan diri sendiri pentingnya disiplin.

Dan kapanpun timbul perasaan ‘buruk’ dari hal-hal yang berada di luar kontrol Anda, ingatkan diri sendiri untuk selalu berpikir positif.

Kesimpulannya, jika Anda ingin bahagia, jadilah orang yang positif dan tetap termotivasi. Lakukanlah apa yang Anda cintai, dan belajarlah mencintai apa yang harus Anda lakukan!

Salam.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here