Cara Memilih, Mengolah dan Menyimpan Oncom

Juwita

Cara simpan oncom agar tidak basi
Dokumentasi: Juwita

ERUDISI.com – Banyak sekali cara memilih, mengolah dan menyimpan yang baik. Siapa yang tidak kenal dengan oncom. Ampas tahu yang difermentasi ini salah satu olahan yang sering dijadikan aneka masakan. Rasanya khas lidah Indonesia.

Mengenal Oncom

Oncom salah satu bahan makanan dari dulu Sunda Indonesia yang dihasilkan dari fermentasi. Proses fermentasi oncom diperoleh dari campuran kapang yang dicampur dengan sisa bungkil kacang tanah, ampas tahu, ampas kedelai atau ampas kelapa. Kemudian campuran tersebut difermentasi hingga tahap spora.

Dalam berbagai sumber menyebutkan bahwa belum ada penjelasan detail mengenai asal nama oncom ini. Tapi disebut oncom sudah familiar sejak Abad 19-20 lalu dan merupakan makanan khas Sunda.

Ada dua jenis oncom yang beredar yaitu oncom hitam dan oncom merah. Oncom hitam berasal dari bungkil kacang tanah biasa kita dapati daerah Bandung, Tasik dan Garut. Sementara merah berasal dari campuran kapang dan ampas tahu, sering kita lihat daerah Banten dan Jakarta.

Banyak sekali makanan olahan dari bahan ini yaitu pepes , tumis sambal oncom, tutug combro dan banyak lagi.

Nah meskipun familiar bagi Orang Sunda, bagi orang luar masih asing sekali sehingga perlu beberapa mengetahui beberapa tips memilih oncom yang bagus.

Tips Memilih Oncom Yang Bagus

1. Pilihlah Oncom dengan Tekstur Rapat

Hal pertama kita lakukan adalah memilih oncom dengan tekstur yang rapat. Lihat juga yang bagus itu tidak memiliki terlalu banyak jamur di permukaannya. Jika terlihat banyak jamur artinya hasil fermentasi sudah mulai pahit dan tidak enak konsumsi.

2. Bau Masih Segar

Pilihlah oncom yang masih berbau segar kacang kedelai. Jangan memilih oncom yang lembab dan berbau asam. Jika menemukan sudah bertekstur lembab dan bau asam berarti tidak segar lagi. Tidak layak olah lagi.

3. Terdapat banyak kacang

Oncom yang bagus dan baikn adalah yang pada bagian bekas potongan geblegan tersebut akan kelihatan penuh dengan kacang tanah. Sebaliknya yang kualitas kurang baik kacangnya jarang-jarang dan banyak ampas kelapanya.

4. Pastikan Kesegaran Sebelum Membeli

Banyak dari kita kadang main beli begitu saja tanpa cek kualitasnya. Jadi pastikan penjual memberikan oncom segar dan layak konsumsi. Jangan sampai penjual main masukkan oncom ke plastik tanpa kita pastikan kualitasnya.

Sangat kami sarankan Anda membelinya pada pagi hari karena biasanya masih segar dan baru. Sementara jika sudah sedikit siang proses fermentasi mulai berjamur, tekstur lembab dan berbau asam.

Sebelum Diolah

Tentu saja mengolah bahan makanan satu ini, susah-susah gampang. Jika salah olah maka bisa menyebabkan rasanya akan asam dan tidak enak konsumsi.

Cara yang paling mudah adalah dengan membakar oncom atau menyangrai oncom hingga agak kering sebelum akhirnya kita olah. Teknik membakar atau sangrai ini akan mengeluarkan aroma yang sedap sehingga hidangan akan semakin menambah selera

Tips Menyimpan Oncom

Pengalaman kami saat menyimpan oncom tidak terlalu bagus jika langsung simpan tanpa pengolahan. Sangat tidak kami sarankan Anda menyimpan oncom dalam waktu lama. Lebih baik langsung olah setelah beli.

Bahkan jangan sampai simpan dalam freezer, karena proses pembekuan akan mematikan ragi, sehingga rasanya sudah berubah dan tekstur menjadi lembab..

Bahan makanan khas Sunda satu ini juga tidak bisa simpan dalam ruangan terbuka karena bisa menyebabkan jamur liar mudah tumbuh.

Bagaimana sudah tahu bukan cara memilih, mengolah dan menyimpan oncom yang baik agar hasil masakan yang istimewa. Semoga bermanfaat ya.

Jangan lupa bagikan artikel ini ya dan selalu temukan jawaban serta inspirasi setiap hari bersama Erudisi.

Related Post