8 Fungsi Firewall Pada Jaringan Komputer dan VoIP

Pada sektor keamanan sebuah jaringan, tentunya kita mengenal istilah firewall. Ya, firewall merupakan sebuah sistem keamanan jaringan sebuah komputer. Fungsi firewall yang utama adalah sebagai pelindung komputer terhadap beberapa jenis serangan dari luar.

Dari firewall sendiri kira bisa memastikan bahwa data yang terdapat pada komputer ataupun server suatu web yang saling terhubung tidak dapat diakses oleh siapa saja di internet.

Apabila terdapat pihak lain yang berusaha mengakses informasi pada komputer atau merubah situs web tersebut, maka firewall akan memblokir aksesnya. Secara umum, firewall merupakan program yang terhubung satu sama lain dan terletak di sebuah server gateway jaringan.

Firewall akan melakukan kerjasama dengan program router untuk melakukan pengecekkan setiap jaringan. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah jaringan tersebut menuju ke tujuan atau tidak. Disisi lain, firewall juga bekerjasama dengan proxy server yang bertindak sebagai pembuat permintaan jaringan.

Fungsi Firewall

Fungsi dari firewall terbagi atas 2 macam, yaitu fungsinya pada jaringan komputer dan fungsinya pada jaringan Voip.

Pada Jaringan Komputer

1. Melakukan Kontrol Pada Arus Paket Data

Dalam sebuah jaringan tentunya terdapat banyak sekali arus data yang keluar masuk. Oleh karena itulah peranan firewall sangat penting di sini. Ia akan melakukan kontrol penuh terhadap arus paket data yang ada pada jaringan komputer. Tidak hanya itu saja, firewall juga akan melakukan modifikasi paket data, sehingga nanti bisa menyembunyikan IP address.

2. Pencatatan Log Files

Setiap pengguna yang melakukan akses data pada komputer, nantinya akan dicatat oleh firewall dan dijadikan sebagai log files atau dokumentasi. Catatan tersebut berfungsi untuk meningkatkan keamanan pada sistem komputer. Disisi lain, firewall juga akan melakukan operasi singkat pada autentifikasi akses suatu jaringan.

3. Pos Keamanan Jaringan

Fungsi firewall selanjutnya adalah melakukan kontrol pada lalu lintas data pada saat pengguna atau data dari luar yang mengakses jaringan privat yang dilindungi. Segala bentuk aktivitas yang keluar dan masuk pada jaringan harus melalui firewall. Tujuannya adalah untuk dilakukan pemeriksaan seperti filter, penolakan ataupun pembatasan akses.

Firewall nantinya akan bekerja sesuai dengan kriteria tertentu. Salah satunya adalah IP address yang berasal dari komputer sumber maupun komputer tujuan. Tidak hanya itu saja, namun termasuk port TCP/UDP tujuan maupun sumber.

4. Mencegah Terjadinya Kebocoran Informasi

Tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan log files, namun firewall juga berfungsi sebagai pencegah terjadinya kebocoran informasi penting. Inti dari fungsi firewall disini adalah mencegah agar pengguna tidak mengirimkan file yang bersifat pribadi atau rahasia kepada pihak lain.

5. Melakukan Modifikasi Paket Data

Firewall berfungsi untuk melakukan modifikasi paket data atau seringkali disebut sebagai Network Address Translation atau NAT. Dalam hal ini NAT akan melakukan tugas seperti menyembunyikan IP address. Dengan adanya fungsi ini kamu bisa bebas dalam mengakses internet tanpa menggunakan IP address publik. Istilah lainnya bisa disebut sebagai IP Masquerading.

Pada Jaringan VoIP

1. Packet Filtering

Packet filtering adalah fungsi identifikasi terhadap serangan ataupun ancaman dan meminimalisir terjadinya serangan. Ia akan melakukan analisa dan perbandingan melalui filter khusus. Filter tersebut merupakan sebuah aturan yang dibuat untuk menerima ataupun menolak konfigurasi secara manual melalui administrator firewall.

Singkatnya, apabila paket data tersebut lolos dari filter, maka diizinkan untuk menuju tujuannya. Akan tetapi, apabila tidak lolos dari filter, maka ditolak atau dibuang.

2. Stateful Inspeksi

Fungsi firewall pada jaringan VoIP selanjutnya bekerja menggunakan metode baru, yaitu tidak melakukan analisa pada isi paket. Disisi lain, firewall justru bekerja dengan membandingkan aspek kunci tertentu yang ada dalam paket database dari sumber yang dipercaya.

Paket yang masuk ataupun keluar akan dibandingkan dengan dabatase sumber dipercaya tersebut. Jika perbandingan menghasilkan hasil yang sepandan atau setidaknya mendekati, maka paket data diizinkan untuk masuk. Sebaliknya, jika terlalu jauh, maka akan ditolak dan dibuang.

3. Menjaga Informasi

Firewall pada jaringan VoIP juga berfungsi untuk menjaga informasi penting dan berharga. Dengan tujuan agar tidak bisa keluar tanpa mealaui izin administrator pada jaringan firewall. Apabila terjadi celah, bisa dipastikan terjadi kebocoran data yang tentunya akan merugikan pengguna.

Penutup

Firewall memiliki peranan penting dalam bidang pertahanan, baik pada jaringan komputer maupun pada jaringan VoIP. Apabila tidak terdapat firewall, maka akan terjadi arus lalu lintas data yang sangat banyak dan merugikan user.