Hayam Wuruk Raja Muda dari Nusantara

Raja merupakan pemimpin atau kepala dalam sebuah kerajaan, Jabatan Raja di sebuah kerajaan biasanya berdasarkan keturunan dari raja raja sebelumnya. Di Nusantara  banyak sekali berdirinya kerajaan kerajaan dari sabang sampai marauke, namun hanya ada 2 kerajaan besar yang mampu menguasai hampir seluruh asia tenggara yaitu Sriwijaya dan Majapahit.

Hayam Wuruk – “Ayam Yang Terpelajar”

Dalam perkembangan dan kejayaan kerajaan Majapahit pernah di pimpin se’orang Raja muda bernama Hayam Wuruk.Hayam Wuruk dilahirkan tahun 1334. Peristiwa kelahirannya diawali dengan gempa bumi di Pabanyu Pindah dan meletusnya Gunung Kelud. Pada tahun itu pula Sang Maha Patih Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa.Hayam Wuruk artinya “ayam yang terpelajar”. Ia merupakan anak dari Tribhuwana Tunggadewi dan Sri Kertawardhana alias Cakradhara. Hayam Wuruk merupakan cucu dari Raden Wijaya pendiri Majapahit, sedangkan ayahnya adalah raja bawahan di Singhasari bergelar Bhre Tumapel.

Masa Kejayaan Kerajaan Majaphit di Bawah Kepemimpinan Raja Muda Hayam Wuruk

Kenapa Hayam Wuruk di sebut raja muda ? karena hayam euruk sewaktu di angkat menjadi raja pada umur 16 tahun menggantikan raja Tribhuwana Wijayatunggadewi. Namun bukan berarti dia lemah , justru dibawah kepemimpinan beliau dan Patih Gajah Mada. Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaan, berbagai kerajaan ditaklukan , anatara lain :

  • Kerajaan Pasai dan Aru
  • Majapahit juga menghancurkan Sriwijaya
  • Kerajaan Kerajaan Logajah
  • Kerajaan Gurun Sukun
  • Kerajaan Taliwung
  • Kerajaan Sapi
  • Kerajaan Gunung Api
  • Kerajaan Seram
  • Hutan Kadali
  • Sasak
  • Bantayan
  • Luwuk
  • Mengkasar
  • Buton
  • Banggawi
  • Kunir
  • Galiyan
  • Salayar
  • Sumba
  • Muar (Saparua)
  • Solor
  • Bima
  • Wandan (Banda)
  • Ambon
  • Wanin
  • Seran
  • Kerajaan timor
  • Kerajaan Dompo.
  • dan juga kerajaan lain di luar nusantara
✔ Populer :  Mengenal Lebih Dekat Maha Patih Gajah Mada

KERUNTUHAN MAJAPAHIT SELEPAS WAFATNYA HAYAM WURUK dan GAJAH MADA

Tahun 1389 Hayam Wuruk mangkat dan dimakamkan di Tajung. Dengan wafatnya kedua orang yang berpengaruh yaitu Raja Hayam Wuruk dan Gajah Mada , Kerajaan Majapahit mulai goyah dan mulai pecah, banyak wilayah memisahkan diri dari kerajaan Majapahit.Pengganti Hayam Wuruk tidak mampu untuk mempertahankan kejayaan kerajaan, pengganti hayam wuruk merupakan menantunya, Wikramawardhana.

AKTUALITA

KITAB PENINGGALAN HAYAM WURUK

Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, kitab Kakawin Sutasoma (yang memuat semboyan Bhinneka Tunggal Ika tan Hana Dharma Mangrwa) digubah oleh Mpu Tantular, dan kitab Nagarakretagama digubah oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365.

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.