Hikmah dari Pelaksanaan Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah sebuah ibadah yang dilakukan oleh setiap muslim dan menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan. ternyata dari kegiatan zakat fitrah terdapat banyak sekali manfaat bagi penerima zakat maupun bagi pemberi zakat. Berikut manfaat pelaksanaan zakat fitrah:

1. Zakat fitrah menjadi pembersih dosa orang-orang yang berzakat

Zakat fitrah bisa menghapus dosa-dosa orang orang yang berzakat sebagaimana dijelaskan dalam hadits Nabi saw berikut.

“Dari sahabat Ibnu Abbas r.a. berkata: Rasulullah saw. mewajibkan zakat fitrah untuk membersihkan dosa-dosa orang yang berpuasa dari perkataan yang keji dan jorok, dan untuk memberi makan kepada orang-orang miskin” (HR. Abu Dawud)

2. Meringankan kebutuhan fakir miskin

Fakir miskin termasuk dalam delapan golongan penerima zakat. Fakir dan miskin adalah orang-orang yang belum mampu mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Dengan diberikan-nya zakat diharapkan dapat membantu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari terutama di hari raya Idul Fitri.

3. Menghilangkan pengemis di hari raya

Adalah suatu perkara yang aneh apabila di hari raya Idul Fitri masih ada pengemis. karena pengemis masuk dalam kategori delapan golongan yang masuk dalam penerima zakat. Oleh sebab itu ketika seseorang miskin yang sudah tercukupi kebutuhan pada hari Idul Fitri dan masih mengemis di hari Idul Fitri.

Mereka bukanlah orang-orang yang terhormat karena mereka bisa saja mereka adalah orang-orang yang mencari Kesempatan dalam kesempitan. karena hari raya Idul Fitri seharusnya telah terbebas dari pengemis. Karena mereka fakir dan miskin telah terpenuhi kebutuhannya dalam hari itu dengan diberikan-nya zakat fitrah.

4. Membahagiakan fakir dan miskin di hari raya Idul Fitri

Pemberian zakat fitrah diutamakan kepada fakir dan miskin agar pada hari tersebut para fakir dan miskin bisa turut berbahagia merayakan Idul Fitri dengan bertakbir bersama, sholat Idul Fitri bersama. Dengan diberikannya zakat fitrah mereka tidak harus mengemis dengan berjalan di lorong-lorong untuk meminta sesuap nasi.

Dengan diberikannya zakat hari itu, mereka telah terjamin kebutuhannya pada hari raya Idul Fitri.  Mereka para fakir dan miskin berhak untuk hal itu karena sudah masuk dalam mustahiq yang diperbolehkan menerima zakat fitrah.

5. Memperkuat ukhuwah Islamiyah

Zakat merupakan pemberian dari seseorang yang memiliki kelebihan makanan kepada mereka yang membutuhkan makanan, dari si kaya kepada si miskin. Dengan dilakukannya zakat maka jarak yang memisahkan antara si miskin dan si kaya akan semakin terpangkas habis.

Dengan pemberian zakat maka akan menimbulkan rasa cinta dan kasih sayang yang lebih mendalam antara si kaya dan si miskin. Dengan terputusnya rantai kemiskinan dengan pemberian zakat ini maka persatuan dan kesatuan rasa saling tolong-menolong, terutama rasa kebersatuan dalam beragama persatuan dalam ukhuwah Islamiyah semakin terjaga dan terjalin dengan baik.

6. Memperindah suasana lebaran

Suasana Idul Fitri akan terasa lebih hikmat karena sudah tidak ada lagi pembeda antara si miskin dan si kaya. karena semua orang terjamin kebutuhannya pada hari raya tersebut. Sehingga semua orang bisa melakukan salat Id bersama, terutama untuk fakir miskin mereka sudah tidak akan risau dengan kebutuhannya pada hari raya idul fitri karena dengan diberikannya zakat kepada mereka akan mencukupi kebutuhan makan pada hari tersebut.

7. Memutus rantai perbudakan

Budak yang telah dijamin kebabasannya oleh tuan mereka dengan syarat pembebasan dengan uang tertentu termasuk dalam delapan golongan penerima zakat fitrah. Oleh karena itu  dengan pemberian zakat ini diharapkan akan mampu memutuskan rantai perbudakan di dunia ini.