Juz 1: Isi, Tema, Waktu Diturunkan dan Ayat-ayat Pilihan

Apa yang dimaksud dengan “juz” dalam Qur’an?

Yang utama, Qur’an terbagi menjadi bagian-bagian surat dan ayat. Tapi sebagai tambahan, Qur’an pun dibagi menjadi 30 bagian sama panjang, disebut dengan Juz. Pembagian juz ini bertujuan memudahkan dalam membaca Qur’an selama periode satu bulan. Terlebih pada saat bulan Ramadhan, di mana sangat dianjurkan untuk menuntaskan membaca Qur’an paling tidak satu kali khatam (membaca seluruh isi Al-Qur’an dari awal sampai akhir).

Surat dan ayat yang terkandung dalam juz 1

Juz pertama Qur’an dimulai dari ayat pertama dari surat pertama (Al-Fatihah : 1) dan berlanjut sampai pertengahan surat kedua (Al-Baqarah : 141).

Kapan surat dan ayat dalam juz 1 diturunkan?

Surat pertama, terdiri dari 7 ayat, yang merupakan rangkuman keyakinan yang diturunkan di Mekah sebelum hijrah ke Madinah. Sedangkan kebanyakan ayat pada surat kedua diturunkan di tahun-tahun awal setelah hijrah, di saat komunitas muslim memulai kehidupan sosial politiknya secara Islami.

Ayat-ayat pilihan juz 1

Dan mintalah pertolongan [kepada Allah] dengan sabar dan [mengerjakan] shalat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, [yaitu] orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (QS. 2 : 45-46)

Katakanlah [hai orang-orang mu’min]: “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan ’Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (QS. 2 : 136)

Tema utama juz 1 Al-Qur’an

Surat pertama Al-Qur’an disebut sebagai “Pembuka” (Al-Fatihah). Surat ini terdiri dari 7 ayat, dan ia sering disebut sebagai ‘Ibunya Doa’ bagi umat Islam. Juga dijuluki “Ummul Kitab” atau “Ummul Qur’an” yang artinya induk atau pokok dari seluruh isi kitab Al-Qur’an, karena isinya memang intisari dari seluruh ajaran Islam. Julukan lainnya adalah As Sab’ul matsaany, yang berarti “tujuh yang diulang-ulang” karena surat ini selalu dibaca di setiap rakaat shalat.

Surat Al-Fatihah, mengandung semua hubungan antara manusia dan Tuhannya. Dimulai dari dengan mengagungkan Allah, mengakui kepatuhan dan tunduk kepada-Nya, kemudian mencari perlindungan dan pertolongan hanya kepada Allah dalam segala aspek kehidupan.

Kemudian Al-Qur’an berlanjut dengan surat terpanjang yaitu Al-Baqarah (Sapi Betina). Nama surat ini diambil dari salah satu cerita yang dimulai dari ayat 67 tentang pengikut-pengikut Nabi Musa.

Permulaan surat Al-Baqarah dimulai gambaran hubungan manusia dengan Tuhan. Tuhan mengirim petunjuk dan pesan melalui seorang nabi, dan manusia lalu bisa memilih: mereka menerima petunjuk itu atau menolak sama sekali untuk beriman atau berpura-pura beriman padahal di dalam hatinya membenci kebenaran. Kisah-kisah di dalam surat ini, bertujuan untuk mengingatkan manusia betapa besar karunia dan rahmat Allah.

Kisah kemudian dimulai mengenai orang-orang terdahulu dan bagaimana mereka menyikapi petunjuk dari para pesuruh Tuhan. Dan khususnya tentang umat Nabi Ibrahim, Musa dan Isa, berikut perjuangan beliau-beliau dalam upaya mengajak umat mereka agar beriman kepada Allah SWT.