Memahami Nilai Decibel (dB)

Decibel atau dB, bisa jadi adalah salah satu istilah dalam musik digital yang cukup membingungkan, tapi setelah memahaminya Anda akan segera tahu betapa satuan unit ini sangat berguna dalam menghasilkan musik yang bagus.

Nilai Decibel dihitung dengan membandingkan suatu nilai relatif tehadap satu acuan tertentu.

Dengan kata nilai dB tidak berarti apapun tanpa adanya satu referensi atau acuan.

Mari kita perjelas. Dalam keseharian kita tahu bahwa 1 jam  = 60 menit. 1 Rupiah = 100 sen. 1 lusin = 12 buah dan seterusnya.

Tapi tidak begitu dengan dB. 1 dB memerlukan suatu acuan untuk mengerti nilainya. Ini seperti tulisan pada kemasan detergen: ‘30% lebih banyak’, atau ‘Ekstra 30%’.

30% lebih banyak? Lebih banyak dari apa?

Ini berarti isi lebih banyak tadi tergantung dari apa yang menjadi pembandingnya.

Mari kita lihat secara praktisnya saja, tanpa harus terjebak dengan problem matematika di atas.

Anda mungkin menemukan bahwa dB sering juga ditulis dengan dBm atau dBu. Unit dBm biasanya mengacu pada nilai 1 milliwatt, sedangkan dBu mengacu pada nilai 0,775 Volts.

Berarti, 0 dB nilainya sama dengan nilai referensi, jadi 0 dBm = 1 milliwatt dan 0 dBu = 0,775 volts.

Baiklah, ini bukanlah sesuatu yang wajib dipahami sebenarnya. Dan jangan menganggap bahwa dBm dan dBu adalah unit yang sama sekali berbeda. Karena sebenarnya tidak begitu, hanya saja mereka menggunakan satuan yang berbeda.

Hebatnya dari unit dB ini, adalah bahwa ia dapat menunjukkan nilai yang amat besar. Kita lihat tabel di bawah ini:

10 dB = 10x peningkatan

20 dB = 100x peningkatan

30 dB = 1.000x peningkatan

-10 dB = 1/10 pengurangan

Nilai positif menunjukkan bahwa sinyal dilipatgandakan atau ditambah, sedangkan nilai negatif berarti sinyal dikurangi atau dalam istilah audio disebut: attenuated.

Dari situ kita ambil contoh misalnya nilai: 3 dB, itu berarti menggandakan nilai referensi sedangkan -3 dB berarti mengurangi nilai referensi sebanyak setengahnya.

Istilah ‘attenuate’ atau ‘pad’ sendiri biasanya digunakan ketika membicarakan tentang mikrofon atau mixer. Jika disebut attenuate -10 dB, artinya input akan dikurangi sebesar sepersepuluh dari nilai aslinya. Ini berguna untuk menghilangkan suara-suara sekitar yang tidak diinginkan.

Kesimpulan
Mungkin ini adalah pembahasan paling teknis yang ada di blog ini, tapi saya pikir dengan menerangkan angka-angka di atas, akan membantu Anda memahami misteri di balik unit dB, yang akan sering Anda jumpai selama bekerja dengan audio digital.

Jika penjelasan di atas masih kurang, silakan baca pengaturan gain agar lebih memahami konsep dB. Yang jelas, tidak perlu dipusingkan dengan dB ini, ia hanya alat bantu agar Anda dapat memproduksi musik yang bagus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here