Membuat Blog Janganlah seperti Membuat Bom Sarinah

Halo sobat erudisi ketemu lagi dengan saya, kali ini saya akan mengangkat sebuah topik dengan judul agak sedikit aneh. Memang membuat blog dengan membuat bom itu sama, bukankah sangat bertolak belakang antara blog dengan bom? Mungkin di benak sobat akan terlintas pertanyaan seperti itu, dan itu adalah hal yang sangat wajar.

Jika secara teori dan teknisnya, antara membuat blog dengan membuat bom itu memang tidak ada satupun persamaan antara keduanya. Lalu kenapa saya mengulas topik ini? Mungkin secara garis besarnya, ini merupakan sebuah pesan singkat untuk para blogger agar dapat menjadi seorang blogger yang tidak keblinger. Walaupun saya hanyalah seorang pemula, namun tidak ada salahnya jika saya menuangkan hasil kajian saya disini, mungkin bisa berguna untuk yang membacanya.

Diatas saya sudah mengatakan bahwa jika kita melihat secara teori dan teknisnya memang tidak ada persamaan, namun disisi lain saya melihat ada persamaan antara membuat blog dengan membuat bom. Namun ini hanyalah dari sudut pandang saya pribadi, apa persamaannya? Disini saya melihat ada dua persamaan antara membuat blog dengan membuat bom, berikut ulasannya:

Sama-sama Membutuhkan Ilmu Pengetahuan untuk Membuatnya

Dalam membuat blog, kita dituntut untuk mempelajari ilmu pengetahuan dalam kegiatan blogging. Baik itu mendesain blog, optimasi SEO, dan lain sebagainya. Karena tanpa ilmu pengetahuan, kita tidak akan bisa membuat sebuah blog yang baik.

Begitu pula dengan membuat bom, kita dituntut untuk mempelajari ilmu pengetahuan jika ingin membuat bom. Baik itu bahan-bahannya, cara merakitnya dan seterusnya. Tetapi perli di INGAT semua itu ada resiko yang akan timbul, oleh karena itu pikirkan terlebih dahulu resiko yang akan timbul jika hendak mempelajari sesuatu.

Dampak dari Cara Penggunaannya

Jika kita sudah mahir dalam membuat bom, maka tahap selanjutnya-lah yang akan menentukan predikat kita di hadapan orang banyak atau dimuka umum. Jika kita menggunakan bom tersebut untuk mencelakakan orang, seperti tragedi yang baru saja terjadi di sarinah maka kita akan mendapatkan predikat yang buruk atau bisa juga di bilang teroris. Tetapi jika kita menggunakan bom tersebut untuk menghancurkan penjajah, maka kita akan mendapatkan predikat yang baik atau sebagai seorang pejuang.

Begitu juga dengan membuat blog, jika kita sudah mahir dalam membuat blog maka bagaimana cara kita menggunakan blog tersebut. Jika kita membuat blog sebagai wadah untuk memberikan ilmu yang bermanfaat untuk orang banyak, maka kita juga akan mendapat predikat yang baik. Namun sebaliknya jika kita membuat blog hanya untuk wadah menebar spam atau untuk merugikan orang lain, maka sama saja dengan seorang teroris.

Jadi kesimpulan dari tulisan saya diatas adalah pelajarilah ilmu pengetahuan apapun yang ingin kita pelajari, namun pergunakanlah ilmu tersebut pada jalan yang benar.

Mungkin tulisan saya kali ini terlihat agak menggurui, namun ini hanyalah sebagai partisipasi saya dalam menyampaikan turut berduka cita terhadap korban bom sarinah yang terjadi kemarin.

Wasalam

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here