Panduan Pemula PHP: Operand dan Operator

Operand

Anda pasti sudah mendengar apa itu ekspresi atau pernyataan yang sering digunakan dalam matematika. Ya, dalam PHP kita juga menggunakan ekspresi untuk melakukan sebuah operasi dan menghasilkan nilai tunggal.

Ekspresi terdiri dari dua bagian; operand dan operator. Operand dapat berupa variabel, integer atau angka, string atau teks, nila boolean atau lainnya. Berikut adalah contoh ekspresi:

x = 3+7

Dalam pernyataan ini x, 3 dan 7 adalah operand.

y = (3+7) / 5

Dalam pernyataan ini, (3+7) dianggap sebagai sebuah operand, bersama-sama dengan y dan 5.

Operator

Nah, sekarang Anda sudah paham apa yang dimaksud dengan operand. Saatnya kita melangkah lebih jauh yaitu tentang operator.

Operator memberitahu kita apa yang dilakukan terhadap operand, dan operator dibagi menjadi 3 bagian utama:

Operator matematis:
+ (plus atau ditambah),
(minus atau dikurangi),
/ (dibagi dengan), dan * (dikali dengan)

Operator perbandingan:
> (lebih besar dari),
< (lebih kecil dari),
== (sama dengan), dan
!= (tidak sama dengan)

Operator boolean:
&& (true jika kedua operand true),
|| (true jika minimal satu operand true),
xor (true jika HANYA satu operand yang true), dan
! (true jika sebuah operand tunggal adalah false).

Operator matematis bekerja sebagaimana adanya, mereka melakukan perhitungan matematis terhadap operand. Begitu juga dengan operator perbandingan, mereka membandingkan nilai dari operand.

Hanya operator Boolean yang mungkin memerlukan sedikit penjelasan lebih lanjut.

Boolen, anggap saja adalah bentuk paling sederhana dari logika. Dalam boolean, setiap pernyataan hanya punya 2 kemungkinan yaitu true (benar) dan false (salah). Bayangkan ia sebagai sakelar lampu, hanya ada ON dan OFF, tidak ada kemungkinan lainnya.

Mari saya beri contoh:

$x = true;
$y = true;
$z = false;

$x && $y;
Menanyakan apakah $x dan $y keduanya true. Nah, karena keduanya bernilai true, maka ekspresi ini TRUE.

$x || $y;
Menanyakan apakah $x atau $y bernilai true. Sekali lagi, ekspresi ini berarti TRUE.

$x xor $y;
Menanyakan apakah $x atau $y, tapi tidak keduanya, bernilai true. Karena keduanya true, maka ekspresi ini bernilai FALSE.

! $x;
Menanyakan apakah $x bernilai false. Karena $x bernilai true, maka ekspresi ini FALSE.

! $z;
Menanyakan apakah $z bernilai false. Nah betul, $z bernilai false, maka ekspresi ini bernilai TRUE.


Berikutnya: Panduan Pemula PHP: Pernyataan Kondisional

Sebelumnya: Panduan Pemula PHP: Array

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here