10 Trik Ampuh Atasi Patah Hati Karena di Putus Cinta Oleh Mantan!

Putus cinta dan patah hati adalah akhir dari segalanya? Stop! Jangan katakan hal itu lagi, karena itu hanya akan memperburuk kondisimu. Artikel putus cinta ini mungkin bisa membantu yang sedang mengalami patah hati karena cinta. Namun sebelum lebih lanjut, silahkan kamu siapkan kopi atau teh hangat untuk menemani membaca.

Hati manusia adalah organ yang paling sensitif dan sering sakit dari organ lainnya karena hanya organ inilah yang tidak akan pernah bohong. Maka dari itu kita sebagai makhluk yang paling sempurna, wajib bersyukur atas nikmat tuhan yang telah diberikan.

Hati juga adalah tempat dimana berkumpulnya perasaan senang, sedih, marah, dan sebagainya. Hati penentu semua yang kita lakukan, hal hal baik berasal dari hati serta hal jahat seklipun bersumber dari hati.

Maka dari itu erudisi.com selalu mengingatkan, jaga perasaan hati agar tetap stabil karena hal inilah yang paling sulit dilakukan oleh kebanyakan orang.

Jika perasaan kita sedang senang, maka apapun aktifitas kita akan mudah dan lancar untuk dikerjakan, dan jika hati kita sedang risau dan galau, jangankan untuk diajak beraktifias, diajak makanpun terkadang rasanya tidak enak.

Jika kita tahu, sebenarnya untuk mengatasi galau berat hanya karena putus cinta sangatlah mudah dan hal tersebut akan kita jabarkan secara lengkap dan rinci.

Inilah 10 Tips mengatasi Patah Hati dan Putus Cinta

1. Berfikirlah Jika Semua itu Mudah / Positif Thinking

Tidak ada ahli motivator yang mengarahkan kita untuk berfikir negatif. Jika dari awal saja kita sudah berfikir negatif maka tubuhpun akan mengikuti. Dan biasanya bagi kita yang suka berfikiran negatif maka akan menyerah sebelum berperang.

Dengan berfikir positif maka kamu telah menang satu langkah mengalahkan fikiran kita sendiri.  Saat kita berfikir positif semua organ kita akan akan siap melawan apapun rintangan yang ada didepan. Ingat! Jangan berfikiran negatif! Berfikirlah semua masalah ini mudah untuk diatasi serta jadikan pengalaman hidup dan media pembelajaran.

Nah, jika kita baru saja putus dengan sang pacar, sudah saatnya kita berfikir positif apa yang akan terjadi dikemudian hari. Saat kita terlahir ke dunia ini kita adalah pemenang. Jangan hanya putus cinta lalu kita tidak semangat untuk mengejar cita-cita, masih banyak orang lain diluar sana yang mengantri dan mungkin siap untuk menikah dengan kita.

✔ Populer :  Baru Putus Cinta? Hindari 4 Kegiatan Ini!

2. Lepaskan Pertemanan di Media Sosial Sementara

Saat ini kondisi kamu belum stabil. Jika memungkinkan, jangan dulu menggunakan sosial media yang sifatnya akan memperparah kondisi kamu saat ini. Jika tidak bisa lepas dari sosial media, kamu bisa melepaskan pertemanan dahulu kepadanya untuk sementara waktu hingga kondisi sudah stabil dan kamu siap menerima kenyataan.

Mengapa harus demikian? Tidak lucu kalau kamu lagi enak-enak melihat status orang lain tiba tiba status mantan pacar lewat dengan pasangan barunya, nanti yang ada tambah sakit hati. Nah hal tersebutlah sebenarnya yang wajib dihindari.

Jika seperti media perpesanan WA misal, kamu juga bisa blokir untuk sementara waktu. Karena sangat sulit jika kita ingin move on dari mantan namun kita masih saja berbalas pesan dengannya. Namun ada juga yang bisa move on tanpa melepas pertemanan media sosial. Semua itu tergantung kamu, mana yang lebih nyaman.

3. Dia Tidak Serius dengan Kita

Coba fikir pakai logika, seharusnya jika dia tulus dan sayang dengan kita, tidak mungkin hal ini terjadi bukan? Beda halnya jika kamu yang memulai merusak hubungan maka dalam hal ini kamulah yang bersalah dan wajib menerima resiko yang ditimbulkan.

Satu pertanyaan untuk kamu, Masihkah mau mengejar orang tidak sayang dengan kita? Ah nanti juga berjalannya waktu bisa sayang kok. Baik, semua hal itu tergantung dengan niat, apakah dia berniat serius dengan kamu?

Saat ini tidak usah buang buang waktu dan menyiksa diri memikirkan orang yang jelas jelas tidak serius dengan kita, carilah yang serius dan menerima kita. Semua manusia itu tidak ada yang sempurna, jadi jangan khawatir dengan segala kurangan yang kita miliki.

4. Luangkan Waktu Liburan & Olahraga

Saat hati kita belum stabil, alangkah baiknya luangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang positif seperti berlibur, berkumpul dengan keluarga dan bertemu dengan teman teman. Dengan begitu kita bisa sedikit melupakan masalah yang kita hadapi.

✔ Populer :  Berikut Dampak Fisik dan Psikologis Saat Orang Jatuh Cinta

Didalam raga yang kuat terdapat jiwa yang sehat, begitu kata pepatah mengatakan. Olahraga dan berkeringat itu sangat mengasyikan terlebih manfaat yang didapat.

5. Berhenti Mendengar Lagu Galau & Nonton Drama

Bagi kamu yang hobi menonton acara drama seperti drama korea misal, lebih baik untuk saat ini diganti saja dengan tontonan yang mendidik atau tontonan yang lucu agar menghibur.

Lagu patah hati atau lagu galau sangat berperan aktif menyumbang tingkat kesedihan kamu lebih dalam. Jika mampu, berhenti mendengarkan musik galau atau bisa juga diganti dengan lagu religi dan lagu yang membakar semangat.

6. Giatlah Beribadah

Beribadah dengan Tuhan adalah cara paling efektif untuk menghilangkan rasa sakit hati secara pelan tapi pasti. Berdoalah agar ditunjukan mana yang terbaik untuk kita.  Adukan apa masalah kamu kepadaNYA dan berdoa minta agar masalah ini cepat diberi petunjuk.

Bisa jadi masalah kamu adalah teguran dari Tuhan, DIA ingin kamu kembali kepadaNYA dan DIA ingin kamu kembali kejalanNYA. Tuhan amat sangat cemburu kepada makhluknya jika ciptaannya yang mulai berpaling dariNYA.

Namun jangan lupa berusaha ya, karena hanya berdoa saja kami rasa tuhanpun bingung mau memberi jalan lewat mana. Jika kita berusaha maka mudah-mudahan Tuhan memberi jalan keluar dari usaha kita tersebut.

7. Latih Kembali Hati dan Fikiran

Wajib hukumnya melatih kembali hati dan fikiran kamu. Penyebab terbesar patah hati dan  kegalauan adalah tidak seimbangnya perasaan dan fikiran serta tidak berjalan searah. Mantapkan hati dan jernihkan fikiran kamu supaya lebih tenang dan terarah.

8. Latih Kembali Alam Bawah Sadar

Saat kamu berhubungan dengan dia, alam bawah sadar akan merekam semua aktifitas tersebut. Mulai dari raut wajah, prilaku, serta masih banyak hal lainnya. Lalu tiba tiba hal yang sudah biasa kita lakukan tersebut menghilang? Hal tersebutlah penyebab mengapa kita belum bisa melupakan yang sudah terjadi.

Maka dari itu coba lakukan apa yang sudah kami tulis diatas secara perlahan supaya alam bawah sadar kamu merekam kembali akitifitas yang baru agar rekaman yang lama segera tertimpah dengan yang masih baru dan segar.

✔ Populer :  Mengatasi Konflik dalam Sebuah Hubungan

Sebelum kamu tidur dimalam hari, yakinkan dan ucapkan dengan lisan agar alam bawah sadar segera menyimpan apa yang kita inginkan. Misal dengan mengucapkan “saya pasti bisa melewati masalah kecil seperti ini, saya adalah orang hebat, cerdas, berwawasan luas, rugi kalau sampai orang seperti saya dikhianati” dan lakukan hal tersebut sampai ada perubahan. Ini disebut Auto Sugestion, praktekan!

Wajib diingat, jadikan sejarah untuk tolak ukur masa depan agar tidak terjadi lagi hal yang serupa karena kaca spion mobil hanya sesekali saja kita lihat, selebihnya pandangan harus tetap kedepan.

9. Jangan Lakukan Berlebihan Terhadap Sesuatu

Saat patah hatimu sudah stabil nanti, ingat ingat pesan ini. Jangan mencintai seseorang berlebihan karena bisa jadi orang tersebutlah yang akan menyakiti kamu dikemudian hari dan jangan juga membenci seseorang berlebihan karena bisa jadi suatu saat nanti menjadi penolong buat kamu.

Resiko mencintai seseorang berlebihan juga berakibat patah hati dan galau yang berlebihan karena tidak bisa menerima kenyataan yang ada dan untuk melupakannya juga butuh tenaga ekstra.

Galau sangat menguras tenaga dan fikiran, maka sebisa mungkin hindari hal-hal yang membuat galau yaitu salah satunya mulailah berfikir positif.

10. Jika Bisa, Lebih Baik Tidak usah Pacaran

Rasanya berat juga ya untuk yang satu ini. But Trust Me, tidak ada agama manapun yang mengajarkan kita untuk berpacaran. Jika sudah niat serius lebih baik menikah saja itu jauh lebih baik meski kamu masih muda.

Mengapa kami membuat artikel putus cinta ini? Karena setelah diperhatikan dengan seksama, pacaran lebih condong ke sisi negatif dan banyak merugikan dari ke 2 belah pihak. Jalan satu satunya adalah menikah resmi di agama maupun di negara.

Bagaimana pengalamanmu berpacaran selama ini? Lebih bahagia atau malah lebih sering mengalami patah hati karena putus cinta? Coba renungkan dan ambil keputusan yang bijak!

To be a continue

BAGIKAN