Pengertian dan 3 Contoh Kalimat Simple Present Tense

Simple present tense adalah keterangan bentuk waktu untuk menunjukkan fakta, kejadian atau kegiatan yang sedang terjadi setiap hari dan kegiatan tersebut masih berlangsung hingga saat ini.

Seperti menunjukkan kebiasaan yang dilakukan setiap hari hingga saat ini seperti kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang. Present tense merupakan tenses yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Rumus kalimat simple present tense

Rumus simple present tense menggunakan kata kerja bentuk pertama (V1). Ketika menggunakan subjek jamak (plural pronoun) yaitu they, we, I, you maka kata kerja yang digunakan V1, namun jika subjek yang digunakan adalah benda tunggal (singular pronoun) yaitu “it” dan kata ganti orang ketiga tunggal (third person singular pronoun) “she dan he ” maka kata kerja mengalami  penambahan s/es.

Berikut rumus kalimat simple present tense :

Kalimat Rumus Present Tense Contoh Kalimat Present Tense
S + V-1 + O

 

They drink the ice tea

(Mereke minum es teh)

Positif (+)
S + be (is/am/are) + adjective/ adverb

 

He is a pilot

(Dia (laki-laki) seorang pilot)

Negatif (-) S + auxiliary (do/does) + not + V-1 They do not drink the ice tea

(Mereka tidak minum es teh)

S + be (is/am/are/) + not + adjective/ adveb He is not a pilot

(Dia (laki-laki) bukan seorang pilot)

Interogatif (?) Do/does + S + V-1 Do they drink the ice tea ?

(Apakah Mereka minum es teh? )

Be (is/am/are) + S + adjective/adverb Is He a pilot ?

(Apakah Dia seorang pilot? )

 

contoh simple present tensePada kalimat introgatif, jika pada kalimat terdapat kata kerja/ V1,maka kata tanya menjadi do / does, disesuaikan dengan subjek. Adapun kalimat tanya yang menggunakan kata what, where, when, why, how juga diikuti dengan kata do/does. Jika tidak terdapat kata kerja maka kalimat tanya diawali dengan to be (is,am,are).

Contoh : Is it your book on the table?

When do You see that accident?

Where does shela go when holiday?

Pada subjek Shela (she) pada kalimat setelah kata tanya diikuti does,maka kata kerja kembali kebentuk semula, tidak mendapat imbuhan es.

 

Penambahan S/Es

Penambahan s/es pada kalimat simple present tense tidak berlaku pada subjek They,We, I , You yang merupakan kata ganti untuk jamak (plural  Pronoun). Penambahan s/es berlaku untuk subjek singular noun (benda tunggal : it ) dan third person singular pronoun (kata ganti orang ketiga tunggal : she, he). Berikut penjelasannya :

Penambahan “S”

Pada umumnya kata kerja yang digunakan untuk subjek She,He,It menggunakan penambahan “s”.

Contoh : bring → brings : She brings a big bag.

sing  → sings : He sings a song on his best friend’s party.

Khusus untuk kata kerja berakhiran “y” , mendapatkan akhiran “s” jika terdapat huruf vocal sebelumnya dan mendapat akhiran es jika huruf sebelumnya adalah konsonan.

Contoh : say → says   : My Teacher says about examination today.

play → plays : He plays foot ball with his friends.

Penambahan “es”

1.Kata kerja berakhiran “y” yang huruf sebelumnya merupakan huruf konsonan, maka kata tersebut mendapat imbuhan es.

Contoh : fly → flies  : the bird flies so high.

cry → cries : The young Boy cries when he falls down.

2. Kata kerja yang berakhiran “o”

kata kerja yang berakhiran huruf “o” maka kata tersebut mendapatkan imbuhan es.

Contoh : do → does : She does her homework.

go → goes : He goes to his grandma’s house.

3. Kata yang berakhiran “ch”, “s”, “x”, “z”

Kata kerja yang memiliki akhiran ch, s, x, dan z maka mendapat akhiran es

Contoh : watch → wathes : She  watches the movie.

  1. Dress → dresses : Her Sister dresses the dress code of the party.

2. Fix → fixes : He fixes the machine.

3. Buzz → buzzes : He buzzes  the sound of mosquito.

Penggunaan to be (is,am,are)

Subjek They,We, You menggunakan to be “are” :  They are the students of senoir high school.

Subjek  I mengguanakan to be “am” : I am a designer.

Subjek She, He, It menggunakan to be “is” : She is beautiful.

Subjek “it” menunjukkan sebuah benda. Contoh : It is the sample of our new product.

Kegunaan Present Tense

Simple present tense digunakan untuk menyampaikan fakta.

Contoh : The earthquake destroy many house in city.

Present tense digunakan untuk menyatakan kegiatan sehari-hari atau kegiatan yang berulang-ulang dalam waktu tertentu. Biasanya disertai keterangan /adverb of frequency seperti always, often, seldom, sometime, dan lain-lain.

Contoh : I always get up early.

She sometime comes late to the class.

Digunakan untuk menyatakan perasaan / emosi.

Contoh : They feel so sad when know that news.

Digunakan untuk menyatakan kepemilikan. Biasanya menggunakan kata seperti has, have, own, belong dan lain sebagainya.

Contoh : The Singer has very nice song.

The new smartphone belongs to him.

Digunakan untuk menyampaikan pendapat dan pikiran.

Contoh : I agree with policy of our Government.

Digunakan untuk kalimat instruksi.

Contoh : You can pour 2 cup of wheat, a lot of sugar, egg and water and mix them well.

Digunakan untuk kalimat pengandaian.

Contoh : If you do not come here, I will not go to Bandung.

Demikian sedikit ulasan mengenai simple present tense. Prensent tense merupakan tense yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya gunakan dalam banyak konteks. Semoga ulasan ini dapat menjadi salah satu referensi dalam belajar mengenai present tense. Semoga bermanfaat dan memberi kemudahan.