Tips Memilih Teman Untuk Mendaki Gunung

 

Tidak semua orang dapat melakukan pendakian seorang diri, kebanyakan dari kita tetap membutuhkan minimal seorang teman untuk dapat melakukan pendakian dengan lancar, aman, dan selamat sampai kembali lagi ke rumah. Pendakian tanpa partner atau teman sangat berbahaya dan beresiko untuk dilakukan oleh seorang pendaki, karena saat mendaki, akan banyak sekali kejadian-kejadian tak terduga yang belum tentu mampu kita tangani seorang diri. Maka dari itu, akan lebih baik dan aman jika kita memiliki teman seperjalanan yang akan siap sedia membantu kita manakala kejadian yang tak diinginkan datang tiba-tiba.

 

 

 

Namun perlu diketahui bahwa  mendaki bersama seorang atau banyak teman tidak selalu menjamin pendakian yang kita lakukan berakhir dengan lancar, aman, dan menyenangkan. Terutama jika kita nanjak bersama dengan teman yang ternyata sangat menyusahkan dan lebih parahnya lagi punya sifat yang sangat menjengkelkan. Untuk menghindari hal-hal buruk itu, rasanya kita perlu lebih selektif dalam memilih teman mendaki. Bukan berarti kita pilih-pilih teman atau diskriminatif tapi siapa yang mau jika mendaki gunung yang pada awalnya kita bayangkan akan berlangsung menyenangkan, namun kenyataannya berjalan menyebalkan karena kita sembarang mengajak orang mendaki bersama. Untuk itu, Erudisi membagikan beberapa tips yang bisa kamu pertimbangkan untuk memilih teman mendaki yang bakal cocok menemani perjalanan panjangmu.

 

 

 

 1. Mampu bekerja sama dengan baik

 

 

 

Faktor paling penting yang harus kamu pertimbangkan saat memilih teman mendaki adalah teman yang mampu bekerja sama dengan kamu. Pilihlah teman yang telah kamu kenal baik dan kamu yakin akan mampu bekerja sama dengannya. Banyak yang mengatakan, saat mendaki gunung, sifat asli seseorang akan terlihat, hal ini juga perlu kamu pertimbangkan, bisa saja seseorang yang sehari-hari mampu berkerjasama dan berhubungan baik dengan kamu, tapi saat mendaki gunung ternyata kamu tidak dapat bekerja sama dengannya, tentu hal itu sangat mengganggu dan menyusahkan perjalanan kamu. Perlu kejujuran hati untuk menilai dengan baik karakter seseorang, pastikan kamu memilih dengan baik teman yang mampu bekerja sama sepanjang pendakian.

 

 

 

2. Punya Tujuan yang Sama

 

 

 

Setiap orang punya alasan dan tujuan yang beragam dalam melakukan pendakian. Ada yang mencari tantangan, ada juga yang menginginkan pemandangan, ada yang mengetes kemampuan fisik, ada pula yang bersantai sekedar rekreasi, dan banyak lagi tujuan tergantung pribadi masing-masing. Pastikan kamu mendaki dengan orang yang punya tujuan sama, agar semuanya sama-sama menikmati perjalanan.

 

 

 

3. Punya pengetahuan mendaki yang seimbang

 

 

 

Partner yang punya pengetahuan mendaki jauh di atas kamu memang bagus dan membuat hati menjadi tenang, namun akan membuat kamu terlena dan terlalu bergantung pada pengalamannya yang super hebat. Sedangkan partner dengan pengetahuan yang jauh di bawah kamu bakal sedikit menyusahkan dengan banyak berondongan pertanyaan polosnya, sulit untuk diajak berdiskusi saat menghadapi suatu permasalahan dan pastinya dia akan sangat bergantung sama pengetahuan yang kamu miliki. Pilihlah teman dengan pengalaman mendaki yang seimbang denganmu, agar pembagian tugas bisa dilakukan dengan mudah, permasalahan dapat diatasi bersama, dan masing-masing akan mampu bekerja sama tanpa saling bergantung pada yang lainnya.

 

 

 

4. Punya Kekuatan Fisik yang Setara

 

 

 

Mendaki dengan teman yang punya speed cepat dengan kekuatan fisik mumpuni akan membuat kamu kesusahan mengejar dan menyamakan ritme pendakian. Sebaliknya jika mendaki dengan teman yang jarang berolahraga, dengan ritme jalan sangat lamban, kesabaran kamu akan diuji dengan sangat, dan juga mendaki dengan ritme terlalu lamban disertai banyak istirahat bakal membuat tubuh kamu lebih capek. Untuk menghindari hal tersebut, pilihlah partner yang kira-kira punya kemampuan fisik yang sama dengan kamu, agar ritme pendakian menjadi stabil tanpa harus ada yang berkorban untuk menunggu dan mengikuti ritme berjalan teman lainnya.

 

 

 

Itulah tadi sedikit tips memilih teman untuk mendaki gunung. Sebaik-baiknya orang adalah mereka yang mampu beradaptasi, bersabar, dan mengerti akan kekurangan-kekurangan yang dimiliki oleh temannya, tapi tetap saja kan tidak ada manusia yang sempurna, semua memiliki batas kesabarannya masing-masing. Beruntunglah bagi kamu yang punya kemampuan sabar tanpa batas, sehingga bisa bebas memilih teman seperjalanan mendaki tanpa akan mengeluh di kemudian hari.

 

 

 

 

 

Dozi Adiguna adalah seorang yang suka bekerja secara online seperti menjadi penulis blog, mengikuti lomba online, Berjualan online selain itu juga suka travelling untuk refresing otak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here