Tips Mengurangi Risiko Kebakaran karena Instalasi Jaringan Listrik

Hampir setiap hari, kita melihat berita kebakaran yang diberitakan media massa, yang umumnya kebakaran akibat arus pendek listrik di dalam rumah.

Di bawah ini adalah cara-cara yang bisa kita lakukan agar terhindar dari kebakaran yang disebabkan karena kesalahan instalasi jaringan listrik.

1. Jangan gunakan kabel rambut dan pilihlah kabel yang berkualitas

Untuk masyarakat yang berada di perkotaan mungkin mereka sudah menyadari, jika bahaya kebakaran rumah karena korsleting listrik sangat tinggi, sehingga mereka mulai mempersiapkan kabel dengan kualitas tinggi untuk menghindarinya.

Namun untuk masyarakat di daerah maupun di pedesaan, saya lihat masih cukup banyak yang menggunakan kabel rambut pada instalasi listrik di rumah mereka.

Jika anda mau mengamati sejenak, kabel rambut itu lebih mudah menghitam dan terbakar jika digunakan untuk jaringan instalasi listrik karena dia bekerja nonstop untuk mengalirkan aliran listrik dalam tegangan tinggi. Kabel rambut sangat baik digunakan untuk instalasi audio maupun maupun rol atau setrika karena elastis dan fleksibel sehingga mudah untuk digerakkan.

Namun untuk instalasi listrik sebaiknya gunakanlah kabel kawat dengan bahan yang bagus. Pilih juga kabel berkualitas. Dan biasanya kulit kabel berkualitas rendah lebih lunak dan mudah sekali terkelupas ketika tergores oleh sesuatu. Tentunya ini akan sangat berbahaya bagi keamanan rumah.

Karena itu, sebaiknya mengeluarkan sedikit lebih banyak uang untuk membeli kabel yang bagus, selain aman juga tentunya lebih awet digunakan untuk jangka waktu yang lama. Daripada kita memilih bahan dengan kualitas rendah tetapi memiliki bahaya dan risiko yang sangat tinggi.

2. Jangan meninggalkan charger masih menempel pada soket listrik

Meninggalkan charger hp yang masih menempel pada soket listrik dapat menimbulkan risiko kebakaran. Karena itu jika anda bepergian ke luar rumah pastikan soket listrik tidak terpasang charge HP, charger laptop dan perangkat elektronik lainnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari korsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran.