Uniknya Sensasi Wisata Goa Pindul di Jogjakarta

Ingin merasakan sensasi berwisata yang unik? Datang saja ke Goa Pindul Jogjakarta. Destinasi wisata Goa Pindul merupakan salah satu goa yang terletak di bawah permukaan tanah. Di dalam goa ini terdapat 3 zona, yaitu zona gelap, zona remang-remang, dan zona terang. Masing-masing zona memiliki sensasi yang sangat mengesankan.

Ketika kita berada di zona gelap, kita akan merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang tunanetra. Dalam kondisi yang gelap gulita dan udara bertemperatur rendah, kita dipaksa harus berjalan menyusuri area goa yang berbatu dan cukup licin. Sementara ketika mulai memasuki zona remang-remang, kita akan secara samar-samar melihat keindahan area perbukitan yang ada di sekitar goa.

Area tersebut sangat indah dan membuat takjub bagi siapapun yang melihatnya. Sedangkan pada zona terakhir yaitu zona terang, kita dapat melihat seluruh bagian dari Goa Pindul ini dari belakang goa secara sempurna.

Tentunya pemandangan yang akan kita saksikan berbeda dengan ketika kita masuk ke goa karena kita akan keluar melalui mulut goa yang berbeda. Coba bayangkan, dari semula kita berada dalam suasana yang sangat gelap gulita, remang-remang, kemudian terakhir kita dapat melihat kembali pemandangan alam secara sempurna. Ini akan memberikan sensasi yang sangat luar biasa.

Inilah yang mengesankan. Pengalaman wisata Goa Pindul mampu membangkitkan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas nikmat penglihatan yang kita miliki. Kita akan dapat merasakan bagaimana sulitnya berjalan dalam kondisi gelap gulita, tanpa seberkas sinar pun yang menerangi. Di samping itu, kita juga harus selalu waspada dan menjaga keselamatan dari runcingnya bebatuan sepanjang jalan, baik bebatuan yang ada di atas, samping atau batuan yang kita injak.

Kemudian setelah melewati zona gelap, kita masuk ke zona remang-remang. Di sini lah mulai timbul rasa syukur. Ternyata kegelapan yang tadi kita alami hanyalah sementara. Kita masih diberi kesempatan untuk melihat indahnya dunia. Dan setelah lelah berjalan akhirnya kita masuk ke zona terang di mana kita bisa menyaksikan bentangan alam yang sangat indah sebagai ciptaan maha karya.

Apakah hanya itu saja sensasi wisata Goa Pindul? Tentu tidak!

Perlu anda ketahui bahwa di dalam Goa Pindul ini terdapat sebuah sungai bawah tanah. Sungai ini mengalir di sepanjang goa. Jadi berjalan yang kita maksud bukanlah berjalan dengan kaki tapi kita berjalan dengan menggunakan ban dan menyusuri tali yang sudah disediakan.

Ini sungguh sensasi yang luar biasa. Sekali lagi sangat luar biasa, karena kita harus menyusuri tali sepanjang 350 meter dengan kedalaman air antara 5 sampai 12 meter selama kurang lebih 40 menit perjalanan.

Namun, kita harus selalu berhati-hati, terutama untuk menghindari batu-batu runcing yang ada di sekitar. Rasa dingin dan takut pun makin melengkapi sensasi itu, apalagi ketika memasuki zona gelap. Ditambah ulah dari beberapa teman yang ikut berwisata, pasti akan membuat lebih seru.

Tapi, tenang saja, meskipun kita harus menyusuri sungai bawah tanah dalam waktu yang cukup lama, kita akan didampingi oleh pemandu wisata yang ada di sekitar Goa Pindul.

Beliau akan selalu memberi arahan-arahan, terutama saat memasuki area-area yang berbahaya dan memerlukan kehati-hatian yang tinggi. Selain itu, jarak antara permukaan air dengan atap goa cukup tinggi, yaitu sekitar 4 meter dan lebar 5 meter. Ini sedikit melegakan, karena selama perjalanan kita tidak harus menunduk untuk menghindari bebatuan tajam yang ada.

Nah, Bagi anda yang ingin merasakan sensasi seperti yang telah kita rasakan, anda dapat mengunjungi goa ini. Wisata Goa Pindul beralamat di Gelaran, Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Atau anda bisa juga menempuh rute dari kota Yogyakarta – Jalan Raya Wonosari – Piyungan – Bukit Patuk – Hutan Bunder – Jalan Raya Wonosari (Patuk-Playen) – Lapangan Gading – Pertigaan lampu merah belok kiri (lurus) – Jalan.

Di sana anda tinggal mencari lokasinya. Buktikan sendiri sensasinya dan saya jamin Anda pasti ketagihan untuk mengunjunginya kembali.

Nino Artikel adalah Pria Jawa kelahiran Sumatera Selatan yang memiliki hobi membaca dan menulis. Minat serta tekat menjadi blogger profesional sudah dilalui dari tahun 2011. Selain seorang freelancer, sesuai dengan namanya, juga adalah seorang penulis artikel.