6 Penyebab Pingsan dan Tips Mengatasinya

Pingsan adalah saat kondisi tubuh kehilangan kesadaran dan keseimbangan dan biasanya orang mengalaminya secara mendadak. Ketika pingsan, seseorang tidak akan tahu apa saja yang terjadi selama ia pingsan, karena butuh bantuan orang lain.

Anda mungkin pernah melihat atau mengalami sendiri keadaan tersebut, namun tahukah Anda apa penyebab pingsan dan bagaimana cara yang benar mengatasinya?

Berikut 7 penyebab pingsan yang sering dialami:

1. Cuaca panas

Cuaca panas ekstrem mampu memicu terjadinya pingsan mendadak, karena metabolisme tubuh yang tidak seimbang. Hal ini sering terjadi pada saat kegiatan di luar ruangan yang terik, seperti saat upacara bendera atau lainnya.

2. Lapar

Saat perut kosong, maka tubuh akan lemas. Ini bisa membuat orang pingsan karena kekurangan tenaga. Pada saat pingsan kadar glukosa dalam tubuh menurun padahal tubuh sangat membutuhkan glukosa yang tinggi untuk sumber energi.

3. Anemia

Anemia adalah kondisi kekurangan sel darah merah, sehingga bisa mengakibatkan pusing-pusing dan pingsan.

4. Terkejut

Saat seseorang menerima berita buruk atau kabar yang sangat mengejutkan, si penerima mengalami shock dan tak sadarkan diri.

5. Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan juga bisa membuat seseorang pingsan mendadak. Yang dirasakan saat dehidrasi adalah mata berkunang kunang.

6. Saat hamil muda

Seseorang yang sedang hamil muda bisa mengalami pingsan karena banyak faktor. Misal, saat hamil muda sang ibu sulit makan yang menyebabkan kondisi tubuh tidak stabil. Atau terlalu sering muntah di awal-awal kehamilan juga bisa jadi penyebab ibu hamil tidak sadarkan diri.

Tips Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan

  • Percikan air. Jika seseorang pingsan, pertama cobalah memercikkan air ke wajahnya.
  • Jangan bergerombol. Berikan ruang dan oksigen yang cukup. Apabila anda bergerombol justru oksigen yang dibutuhkan pasien akan berkurang.
  • Berikan minuman manis. Jika telah tersadar, berikan minuman manis atau jus buah yang manis untuk menambah tenaga bagi tubuh pasien.
  • Mencari pertolongan. Mintalah bantuan tenaga medis, karena jika salah langkah akan sangat berbahaya bagi pasien.