Amankah Wanita Hamil Bepergian dengan Pesawat Terbang?

Secara umum, bepergian dengan pesawat terbang selama kehamilan adalah aman. Namun, wanita hamil harus mengikuti beberapa aturan tersendiri yang harus dipatuhi untuk mengurangi risiko yang dapat membahayakan kehamilan.

Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat Terbang?

Ilmuwan dari Royal College of Obstetricians dan Gynecologists menyatakan bahwa bepergian dengan pesawat terbang tidak berbahaya pada kehamilan normal, tetapi dapat memiliki efek samping.

Ilmuwan tersebut menambahkan bahwa tidak benar bila wanita hamil bepergian dengan pesawat terbang dapat penyebab keguguran, kelahiran prematur atau kebocoran cairan ketuban.

Usia Kehamilan Paling Aman untuk Bepergian dengan Pesawat Terbang

Usia kehamilan 14 sampai 28 minggu adalah usia kehamilan yang terbilang aman untuk bepergian dengan pesawat terbang, sebab usia kehamilan tersebut sudah melewati masa-masa mual, kuat secara fisik dan risiko keguguran serta lahir prematur pun terbilang rendah.

Namun, wanita hamil yang memasuki usia kehamilan 28 minggu, harus memiliki mengikuti prosedur keselamatan penerbangan, sebab sebagian besar maskapai penerbangan memerlukan pernyataan bahwa sebagai wanita hamil harus menyadari risiko ketika akan bepergian dengan pesawat terbang dan harus memiliki izin medis.

Sebaliknya, usia kehamilan yang paling tidak aman untuk bepergian dengan pesawat terbang, adalah ketika memasuki usia kehamilan 37 minggu lebih, di mana sebaiknya wanita hamil dilarang bepergian dengan pesawat terbang.

Selain itu, bagi wanita hamil bayi kembar, dilarang bepergian dengan pesawat terbang sejak usia kehamilan 32 minggu.

Kesimpulannya, walaupun dinyatakan aman bagi wanita hamil untuk bepergian dengan pesawat terbang, tapi bukan berarti tidak ada sama sekali konsekuensinya. Ada beberapa efek samping akibat perubahan tekanan atmosfer dan penurunan kelembaban di kabin pesawat.

Karenanya, ketika bepergian dengan pesawat terbang, wanita hamil kemungkinan akan mengalami efek samping, berupa:

1. Pembengkakan tungkai bawah akibat imobilisasi.

2. Masalah dengan telinga dan hidung karena perubahan tekanan atmosfer.

3. Mual dan muntah.

4. Terbang lebih dari empat jam, berisiko lebih besar terjadinya pembekuan pembuluh darah terutama pada bagian tungkai bawah.

Tips Aman bagi Wanita Hamil untuk Bepergian dengan Pesawat Terbang

1. Sangat dianjurkan bagi wanita hamil untuk mengenakan pakaian longgar dan sepatu yang nyaman.

2. Lakukan latihan peregangan setiap 30 menit.

3. Jalan-jalan di dalam kabin pesawat setiap 30 menit.

3. Harus menjauhkan diri dari alkohol atau kopi.

Terakhir, meski aman bepergian dengan pesawat terbang, sebaiknya wanita hamil jangan memaksakan diri untuk bepergian dengan pesawat terbang. Jika pun terpaksa, paling penting pertimbangkan usia kehamilan sebelum memutuskan untuk bepergian dengan pesawat terbang, untuk memastikannya, berkonsultasi dengan dokter Anda.