Hal-hal Penting sebelum Mulai Melakukan Mixing

Oke, Anda telah memiliki semua track yang dibutuhkan: vokal, bass, piano, drum di masing-masing track terpisah. Anda telah pula berusaha mendapatkan bahan rekaman dengan kualitas suara terbaik dengan melakukan gaining yang pas, pengaturan posisi mikropon dan sebagainya.

Intinya semua track sudah terisi dan sekarang Anda ingin menyatukan (mix) semuanya menjadi satu komposisi lagu terbaik. Itu artinya Anda siap melakukan proses mixing.

Memang, proses mixing tidak terlalu mudah dilakukan dan hal ini sangat-sangat subjektif sifatnya. Karena tergantung referensi, penguasaan tool dan perangkat DAW, serta kepekaan dan kesukaan masing-masing orang yang melakukannya.

Dalam proses mixing, pada dasarnya Anda akan mendengarkan, menentukan mana yang ‘pas’, mana yang perlu disesuaikan, lalu mencampurnya menjadi kesatuan sesuai tujuan dan selera Anda.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan mixing, yaitu terdiri dari 2 langkah, pertama….

Persiapan mixing

Karena Anda banyak mendengar dan akan banyak memutuskan apa yang harus dilakukan, maka pertama sekali adalah persiapkan diri Anda sendiri untuk melakukan mixing lagu, dengan cara:

1. Ingat dan camkan dalam pikiran sound seperti yang Anda inginkan, apa feel lagu yang ingin dicapai.

2. Setelah tahu feel lagu yang Anda inginkan, sekarang temukan 2 – 3 lagu (yang telah ada) yang memiliki feel yang sama dan dengarkan dengan seksama. Ini membantu Anda ke suasana rasa yang tepat.

3. Ketika nanti Anda melakukan mixing yang sebenarnya, pertama dan terpenting: berpikirlah seperti seorang ‘pendengar’, bukan seorang ‘produser’.

4. Lakukan mixing ‘kasar’, tanpa efek, tanpa equalizing. Ini akan memberi gambaran akan seperti apa nanti lagu Anda jika Anda tidak melakukan tweaking apapun. Dengarkan mixing awal tanpa tweaking ini untuk memberi panduan efek apa yang ingin Anda terapkan di track mana, serta perbaikan atau perubahan-perubahan apa yang akan Anda lakukan.

5. Saat mendengarkan pada langkah 4 di atas, tulislah poin-poin perbaikan apa yang Anda pikirkan. Bila perlu, hentikan sejenak musiknya, yang terpenting Anda tulis semua yang Anda pikirkan (rencanakan), atau Anda akan kehilangan poin penting nanti saat melakukan mixing sebenarnya.

Nah, setelah selesai semua, semua telah Anda catat, sekarang Anda boleh melakukan….

Memulai proses mixing sebenarnya

Sebuah lagu yang telah dimix dengan baik dan sempurna, adalah dimana tidak ada satu pun instrumen ‘menindih’ instrumen lainnya, dan pada saat yang tepat, instrumen yang tepat, mendapat prioritas dan tampil menonjol.

Jika kedua hal itu berhasil, maka lagu akan mampu mengkomunikasikan ‘rasa’ dan mood seperti seharusnya.

Untuk itu, saat melakukan mixing, berikut pedoman yang perlu diperhatikan:

  • Pertama sekali, pastikan semua track diatur pada level di mana masing-masing track terdengar dalam hasil mix, tidak kabur, tidak tertindih, tidak hilang di latar belakang.
  • Saat memutar semua track, Anda akan menentukan instrumen mana yang akan menciptakan mood lagu dan pada bagian yang mana dari lagu tersebut. Pada poin ini, berikan intensitas lebih pada track tersebut.
  • Anda perlu mengatur atau menyesuaikan equalizer pada tiap-tiap track secara terpisah. Saat melakukan ini, ingat kembali bagaimana ia terdengar saat masih mixing kasar yang saya maksud di atas. Lalu berikan sentuhan, atur masing-masing track sampai semua tercampur sempurna, mana yang perlu ditambah, mana yang dikurangi. Kecualikan instrumen yang memang ingin Anda tonjolkan seperti yang saya singgung pada poin sebelumnya.
  • Biarkan track tertentu tetap berada di tengah, yang itu merupakan elemen utama dari lagu Anda. Patokan secara umum, vocal, bass, bass drum adalah track yang dibiarkan tetap pada posisi ‘center’. Setelah itu, pastikan Anda fokus pada track-track tersebut.
  • Pan stereo, berguna untuk menyusun sound agar terdengar di kanan dan kiri telinga pendengar. Ini memberi rasa kepada musik Anda, bahwa seolah-olah masing-masing instrumen dimainkan di posisi berbeda dalam satu ruangan luas. Pastikan Anda menyesuaikan hal ini, sehingga setiap sound terdengar realistik pada hasil mixing.
  • Berikutnya, Anda bisa menambahkan beberapa efek, baik Anda lakukan pada track terpisah masing-masing, atau pun pada satu track gabungan dari track-track sejenis.

Nah, itulah panduan dasar bagaimana melakukan proses mixing yang baik dan benar. Namun tentu saja, itu hanyalah gambaran kasar dari proses mixing, dan saya maksudnya agar Anda tetap berada ‘jalur yang benar’.

Namun, seperti saya sampaikan di awal tadi, bahwa mixing adalah satu proses intuitif dan sangat bersifat subjektif. Anda mungkin akan melakukan beberapa kesalahan dan ingin melakukan mixing ulang dari awal. It’s oke! Dan idealnya, bagi seorang pemula dalam dunia musik digital, Anda perlu melakukan dan melewati kesalahan-kesalahan tersebut.

Eksperimen, pengalaman dan terus belajar, adalah jalan terbaik agar Anda dapat melakukan mixing lebih baik lagi, lebih baik lagi, dari waktu ke waktu. Jam terbang, akan berbicara pada akhirnya. Good luck!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here