Rangkaian Pengendali Motor

Rangkaian pengendali motor sesuai dengan namanya adalah rangkaian elektronika yang berfungsi sebagi rangkaian pengendali pada motor DC. Rangkaian pengendali ini seringkali digunakan pada pembuatan robot berbasis roda. Karena berfungsi untuk mengendalikan motor, tidak sedikit juga yang menyebut rangkaian ini dengan sebutan Motor driver.

Beberapa kegunaan rangkaian pengendali motor diantaranya selain untuk menendalikan arah putar motor –tentunya- adalah :

  • Motor driver juga berfungsi sebagai penguat arus dan tegangan pada motor
  • Sebagai pengaman arus balik motor secara langsung
  • Sebagai pengendali kecepatan motor yang diatur dengan PWM (pulse width modulation).

Ada beberapa macam pengendali motor yang salah tiganya akan kita bahas pada kesempatan kali ini, diantaranya :

H-Bridge

H-Bridge atau dalam bahasa Indonesia bisa diterjemahkan menjadi jembatan H merupakan rangkaian pengendali motor dengan dua jalur rangkaian yang bisa dibuka dan ditutup untuk melewatkan arus listrik pada motor tersebut. Perhatikan rangkain H-Bridge dibawah ini.

rangkaian pengendali motor h-bridge

Cara kerja rangkaian pengendali motor diatas ketika saklar A dan D tertutup, maka motor akan berputar searah jarum jam atau CW (clockwise). Sedangkan jika saklar yang tertutup adalah saklar B dan C, motor akan berputar berlawanan arah jarum jam atau CCW (counter clockwise). Dari penjelasan transistor sebagai saklar kita tahu bahwa transistor bisa menggantikan kedudukan saklar pada rangkaian H-bridge diatas sehingga lebih mudah dikontrol.

TRANSISTOR h-bridge

IC L293

Motor driver IC L293

IC L293 merupakan rangkaian pengendali motor H-Bridge yang dikemas dalam bentuk IC. IC L293 memiliki 2 buah rangkain H-Bridge didalamnya, sehingga dalam penggunaanya IC L293 bisa untuk mengendalikan dua motor sekaligus. IC ini sangat cocok digunakan untuk membuat robot line follower dengan dua motor.

IC L298

MOTOR DRIVER ic l298

IC L298 memiliki fungsi yang sama dengan IC L293 yaitu sebagai rangkaian penendali motor. IC inipun memuat dua rangkaian pengendali sekaligus. Satu hal yang membedakan dari IC L293 adalah kapasitas arus yang dapat dilewatkan lebih besar. Jika pada IC L293 arus maksimal yang boleh digunakan hanya berkisar 600 mA, IC L298 membolehkan aliran arus listrik mencapai 4 A, sehingga dimensi motor yang mampu dikendalikan menggunakan IC L298 pun lebih besar.

Demikian penjelasan singkat mengenai rangkain pengendali motor. Semoga bermanfaat untuk anda, khususnya yang ingin merakit robot line follower. Baca juga artikel menarik lainya seperti cara membuat PCB sendiri, rangkaian lampu tidur otomatis, dan pengertian transistor. Sekian, Salam Engineer.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here