Apakah Benar Adolf Hitler Membantai Yahudi?

Siapa yang tidak kenal dengan Adolf Hitler? Dia seorang pemimpin NAZI serta penguasa yang sangat kejam terutama kepada kaum Yahudi. Salah satu ungkapan Hitler yang paling terkenal ialah “Saya bisa saja membantai seluruh Yahudi yang ada di dunia, namun saya sisakan sedikit agar kalian mengetahui siapa mereka sebenarnya dan apa alasan saya membunuh mereka”. Itulah sebuah ucapan sang diktator yang paling terkenal. Namun dari ungkapan tersebut terselip sebuah konspirasi besar dimana banyak bukti yang menunjukkan bahwasannya Hitler adalah orang Yahudi. Benarkah demikian?

Banyak orang yang sudah mengetahui bahwasannya Hitler seorang keturunan Yahudi. Sebuah uji DNA yang dilakukan kepada keluarga pemimpin NAZI menunjukkan bahwasannya mereka adalah keturunan Yahudi. Sangat mengejutkan sekali pasalnya Hitler adalah orang yang paling bertanggung jawab atas pembantaian kaum Yahudi pada saat perang dunia kedua.

Sewaktu perang dunia kedua Jerman kalah dan mengepung istana Hitler. Pasukan sekutu mengepung Hitler dari segala penjuru, tidak ada lagi kesempatan Hitler untuk lari. Alhasil ia menembakkan sebuah pistol ke kepalanya sampai ia tewas. Namun berdasarkan sejarah mayat Hitler tidak ditemukan sewaktu ia melakukan bunuh diri.

Saat itu ada seorang wartawan yang bernama Jean Paul mencoba mengumpulkan DNA dari kain napkin yang digunakan oleh salah seorang dari tiga pewaris Hitler yang tinggal di Long Island, New York. Keberhasilan DNA itu menyebabkan seorang petani di Austria yang hanya dikenali sebagai Norbert H. dan merupakan sepupu dari diktator Jerman tersebut berhasil dijejaki. Mulders mendapatkan bantuan pakar sejarah Marc Vermeeren untuk mencari Norbert di Waldviertel, Austria.

Norbert H. memberikan Vermeeren dan Mulders sampel air liurnya. Dengan menggunakan sampel Norbert dan DNA daripada kain napkin itu. “Jenis DNA tersebut biasanya ditemui dalam penduduk Barbar di Maghribi, Algeria, Libya dan Tunisia termasuk Kaum Yahudi Ashkenazi dan Sephardic,” kata Mulders. “Itu merupakan keputusan yang mengejutkan. Susah meramalkan bagaimana pendukung dan penentang Hitler menerima penemuan ini,” kata pakar genetik, Ronny Decorte yang mengesahkan hasil uji DNA tersebut  dan menegaskan bahwa kemungkinan Hitler juga mempunyai darah keturunan Afrika Utara.

Lalu bagaimana dengan peristiwa Holocaust?

Holocaust merupakan sebuah peristiwa pembantaian besar-besaran oleh tentara NAZI kepada Yahudi ketika sedang berlangsungnya perang dunia kedua. Sejarah mencatat bahwasannya sekitar 6juta orang dari kaum Yahudi berhasil dibantai dengan sangat keji oleh kaum NAZI. Namun melihat bahwasannya Hitler adalah orang keturunan Yahudi seperti tidak masuk akal jika ia membunuh kaumnya sendiri.

Sebuah konspirasi besar bahwasannya Yahudi mereka bantai dengan cara yang sangat keji, bisa saja ini merupakan sebuah siasat Hitler untuk memberikan Yahudi sebuah negeri yaitu israel yang berbatasan langsung dengan negara palestina. Karena dengan menyebarkan sebuah isu tersebut dunia merasa perlu bersimpati kepada kaum Yahudi tersebut agar diberikan sebuah kebebasan bernegara dan merdeka.

Jadi kesimpulannya apakah benar Hitler telah membantai kaumnya sendiri yaitu kaum Yahudi? Semestalah yang mengetahui segalanya kita tidak bisa mengerti apa sebenarnya yang tersimpan dibalik semua kejadian tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here