Indische Partij-Partai Perjuangan Kemerdekaan

erudisi.com-Dalam masa perjuangan bangsa Indonesia untuk menuntut kemerdekaan, sudah banyak cara yang dilakukan orang pribumi seperti perang dan kontak fisik lain namun belum membuahkan hasil yang diinginkan bahkan cenderung memakan korban jiwa dari pihak pribumi yang tidak sedikit. Sejarah mencatat perlawanan dengan senjata seperti perang Pangeran Diponegoro, perang Aceh, perang Imam Bonjol, perang Patimura dan perang-perang yang lain selalu gagal dikarenakan masih belum terbentuknya kesatuan dan persatuan dari seluruh rakyat di Nusantara. Karena sebab inilah dibentuknya semacam pergerakan pemersatu rakyat indonesia seperti Indische Partij.

 

LAHIRNYA INDISCHE PARTIJ

Indische Partij terbentuk pada tahun 25 Desember 1912 diprakarsai oleh “Tiga Serangkai” yaitu Ki Hadjar Dewantara, Douwes Dekker dan dr.Tjipto Mangunkusumo. Indische Partij merupakan organisasi yang menyatakan bahwa mereka adalah organisasi pergerakan nasional yang berlandaskan politik. Untuk sebab itu Indische Partij atau disingkat IP merupakan Partai Politik dan menjadi partai politik pertama di Indonesia. Indische Partij merupakan partai yang dengan lantang ingin menggantikan Indische Bond yaitu perkumpulan warga keturunan Belanda-Indo pimpinan K.Zalberg yang didirikan tahun 1989.

TOKOH INDISCHE PARTIJ

Ki Hadjar Dewantara

Lahir di Jogjakarta pada 2 Mei 1889, Ki Hadjar Dewantara masih golongan ningrat dengan nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Selain aktif mendirikan Indische Partij, beliau juga penggagas berdirinya Taman Siswa yaitu suatu lembaga yang menjadi tempat untuk golongan pribumi mengenyam pendidikan yang waktu itu hanya masih dinikmati oleh Belanda dan Priyayi(Golongan Ningrat). Atas jasa jasa beliau, pada hari kelahirannya dijadikan Hari Pendidikan Nasional yang kita peringati setiap tahun.

 

Douwes Dekker

Nama lengkapnya adalah Dr.Ernest Francois Eugene Douwes Dekker juga biasa dikenal Danudirja Setabudi merupakan keturunan Indo. Lahir di pasuruan Jawa Timur pada 8 Oktober 1879 dari pasangan Auguste Henri Edoeard Douwes Dekker (jawa-belanda) dan Ibunya Louisa Neumann (Jerman-Jawa). Douwes Dekker juga merupakan pendiri Ksatrian Institute yaitu sekolah yang bertujuan untuk meningkatan kepercayaan diri serta melengkapinya dengan kejuruan dan bahasa.

 

dr.Cipto Mangunkusumo

Lahir di Pecagakan, Jepara pada 4 Maret 1886. dr Cipto Mangunkusumo merupakan seorang guru bahasa melayu yang mengajar pada sebuah sekolah dasar di Ambarawa. Karena keinginan kuatnya ingin melanjutkan studinya, beliau melanjutkan sekolah di STOVIA sekolah dimana tempat meraih gelar dokter pertama di Hindia-Belanda. Sewaktu belajar di STOVIA, beliau mendapat julukan “Een begaafd leerling” yaitu julukan untuk pelajar yang rajin dan berbakat.

 

TUJUAN INDISCHE PARTIJ

Tujuan utama dari Indische Partij tertuang dalam Anggran Dasar Indische Partij Pasal 2 yaitu :

  1. Untuk membangun semangat patriotisme para “Indiers” kepada tanah air yang telah memberi lapangan hidup kepada mereka.
  2. Menganjurkan kerjasama atas dasar kesamaan ketatanegaraan.
  3. Memajukan tanah air hindia
  4. Mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka