Memberi Makan Orang Lain Jalan Cepat Menuju Surga

Iman Nugroho

anak-terlantar

Orang-orang yang berkecukupan, telah terbiasa hidup mewah, segala makanan tersedia dan tidak pernah belajar tentang susahnya menjalani kehidupan. Maka akan menganggap remeh perihal makanan. Bahkan tidak jarang menyia-nyiakan makanan yang mereka sehari-hari. Menyisakan banyak nasi di piring, menjatuhkan banyak nasi di lantai atau bahkan mencaci makanan yang telah dihidangkan.

Pada suatu malam di sebuah kota, saya bersama teman saya berkeliling melihat orang-orang mencari nafkah dan penghidupan pada tengah malam. Pada saat itu pukul 11 lebih, saya melihat ada seorang ibu hamil besar yang mencari sesuap nasi dengan menambal ban. Dia tidak mempedulikan perutnya yang sudah melambung besar, namun karena kebutuhan harus melakukan hal tersebut.

Sedangkan anak-anak mereka yang masih kecil yang seharusnya sudah tidur pada usia mereka (usia SD) masih menemani ibunya untuk menambal ban. Saya yakin mereka diajak karena di rumah tidak ada orang.

Coba kita bandingkan dengan kehidupan kita di rumah. Setiap hari makanan tersedia, disediakan oleh ibu/asisten rumah tangga. Kita tidak harus susah payah mencari makan, kita tinggal makan. Namun biasanya kita bahkan mencaci makanan yang telah dihidangkan. Hal itu selain menyakiti hati orang tua juga menyia-nyiakan makanan yang telah dihidangkan.

Padahal kalau kita melihat kisah di atas, kita bisa membandingkan betapa beruntungnya kehidupan kita dibandingkan mereka yang berjuang keras siang malam mencari nafkah untuk anak-anak mereka.

Oleh karena itu jangan pernah menyia-nyiakan makanan yang telah dihidangkan apalagi mencacinya. Bila anda memiliki kelebihan harta, jangan lupa untuk berbagi kepada mereka yang hidup dalam kesusahan.

Jika anda tidak mampu untuk mengulurkan bantuan anda secara langsung kepada mereka, Anda bisa mendonasikan sebagian harta Anda melalui lembaga zakat yang ada dan berbagai macam yayasan sosial yang bisa anda percaya untuk menyalurkannya.

Sesungguhnya, memberi makan orang yang membutuhkan adalah salah satu kunci masuknya seseorang ke sebagaimana hadis:

Sembahlah Allah yang Maha Rahman, berikanlah makan, tebarkanlah salam, niscaya kamu masuk surga dengan selamat. (HR. Tirmidzi)

Di dalam hadis lain Rasulullah saw. bersabda:

Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang luarnya dapat dilihat dari dalamnya dan dalamnya dapat dilihat dari luarnya, Allah menyediakan bagi orang yang memberi makan, menebar salam dan shalat malam sementara orang-orang tidur. (HR. Ibnu Hibban)

Dari penjelasan ini kita bisa mengambil pelajaran tentang pentingnya memberikan makan kepada orang yang membutuhkan dan juga pentingnya bagi kita untuk tidak menyia-nyiakan makanan yang telah dihidangkan.

Related Post