Mengenal Konsep Psikologi Perusahaan

Pembagian psikologi khusus yang terakhir adalah psikologi perusahaan. Pada bagian ini, pembahasan psikologi ini akan menarik karena berhubungan dengan dunia kerja. Memahami tentang psikologi perusahaan berarti membuka sedikit peluang untuk mendapatkan tempat di perusahaan-perusahaan tertentu atau paling tidak bisa membawa diri apabila menjadi seorang karyawan.

Pengertian psikologi perusahaan

Psikologi perusahaan adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia di tempat kerja. Psikologi perusahaan biasanya lebih dikenal dengan psikologi industri yang mengkaji tentang interaksi orang-orang yang bekerja dalam sebuah perusahaan karena perusahaan merupakan sebuah lingkungan sosial yang mempunyai pola interaksi tersendiri.

Objek Kajian Psikologi Perusahaan

 

1. Motivasi kerja

Psikologi perusahaan sebagai bagian dari psikologi tentu menganalisis pola interaksi individu dalam sebuah perusahaan. Terkait interaksi tersebut akan dianalisis apa yang membuat karyawan termotivasi atau kehilangan motivasi. Oleh karena itu, perusahaan akan selalu berusaha memenuhi kebutuhan karyawan agar terus termotivasi untuk bekerja. Motivasi biasanya berkaitan erat dengan produktivitas.

2. Stres kerja

Tingkat stres dalam lingkungan kerja tentu sangat tinggi. Pemicunya adalah situasi tempat kerja, rekan kerja, pimpinan, beban pekerjaan dan masih banyak lagi. Stres kerja ini bisa mendatangi siapa saja dan kapan saja. Oleh karena itu biasanya kantor di desain senyaman mungkin dengan fasilitas lengkap, perekrutan pegawai yang kompeten, dan lain sebagainya agar dapat meminimalisir terjadinya stres kerja bagi karyawan.

3. Seleksi pegawai

Seleksi pegawai tidak terlepas dari tes psikologi. Hal ini berkaitan dengan pemenuhan karyawan yang mempunyai kredibilitas kerja yang baik, kuat secara mental dalam menghadapi dunia kerja. Melalui tes psikologi maka akan ditemukan karyawan yang siap secara psikologis yang produktif.

4. Produktivitas

Psikologi perusahaan juga mengkaji produktivitas karyawaan. Melalui psikologi maka akan dapat ditemukan alasan kenapa seorang karyawan mengalami penurunan dan peningkatan produktivitas. Biasanya karyawan yang mengalami peningkatan produktivitas adalah karyawan yang memiliki semangat kerja yang baik begitu pun sebaliknya.

5. Pengambilan keputusan kelompok

Bagian ini akan ditemukan dalam rapat-rapat tertentu yang melibatkan sebagian atau keseluruhan karyawan. Pengambilan keputusan kelompok ini sangat penting karena berhubungan erat dengan motivasi kerja, dan produktivitas. Pengambilan keputusan kelompok yang salah satu atau beberapa karyawan akan mengalami penurunan motivasi kerja yang berdampak buruk bagi produktivitasnya.

6. Kesejahteraan karyawan

Hal yang tidak bisa dinafikan dalam psikologi perusahaan adalah tingkat kesejahteraan karyawan. Bagaimana pun juga seorang menjadi karyawan karena mengharapkan pemenuhan kesejahteraan yang memadai. Apabila hal ini diperhatikan dengan baik maka motavasi kerja karyawan akan terbangun dan hasilnya adalah produktivitas yang baik.

Intinya bahwa psikologi perusahaan didesain agar mampu menciptakan iklim kerja yang kondusif bagi karyawan. Apabila iklim kerja terasa nyaman bagi karyawan maka akan menghasilkan semangat (motivasi) kerja yang baik dan akhirnya akan menghasilkan produktivitas yang memuaskan. Pencapaian hasil maksimal dimulai dari pemilihan karyawan yang tepat, tempat kerja dengan fasilitas yang memadai dan juga kesejahteraan karyawan yang cukup.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here