Rangkaian Listrik Seri dan Paralel

Rangkaian listrik seri dan parallel sudah bukan lagi menjadi hal yang asing bagi kita. Bahkan materi ini diajarkan hampir disetiap jenjang pendidikan, mulai SD, SMP dan SMA. Tapi tidak ada salahnya jika kita membahas lagi rangkaian seri dan paralel ini, barangkali ada yang ingin belajar lagi atau memang belum pernah mengetahui sebelumnya.

Rangkain listrik seri

Pengertian rangkaian seri adalah dua atau lebih komponen elektronika yang dirangkai secara berurutan, sedemikian sehingga komponen kedua terhubung ke komponen pertama, komponen ketiga terhubung ke komponen kedua, begitu seterusnya. Sedangkan ujung komponen terakhir disambungkan langsung ke ground (tanah).

rangkaian listrik seri
Rangkaian Listrik Seri

Dalam rangkaian seri ada beberapa sifat yang harus dipahami. Diantaranya:

Arus listrik yang mengalir disetiap komponen sama besar. Dengan analogi sederhana, bahwa pada satu selang air, arus air akan selalu sama besarnya disetiap titik. Begitu pun dengan rangkaian listrik. Adapun besarnya arus dapat dihitung dengan membagi nilai tegangan baterai dengan hambatan totalnya atau I = V / RTotal.

Sedangkan untuk mencari hambatan total dari suatu rangkaian listrik seri, kita tinggal menjumlahkan nilai hambatan masing-masing komponenya. Misalkan saja rangkaian lampu seperti pada gambar, maka hambatan totalnya adalah hambatan lampu 1 ditambah hambatan lampu 2 ditambah hambatan lampu tiga.

✔ Populer :  Tips Mengurangi Risiko Kebakaran karena Instalasi Jaringan Listrik

Sifat kedua rangkaian listrik seri yaitu Tegangan listrik disetiap komponen berbeda tergantung nilai hambatanya. Kasus ini sesuai dengan hukum ohm, dimana besar tegangan listrik merupakan hasil kali arus listrik dan hambatan yang dilewatinya atau notasi matematisnya V = I x R. Sehingga dengan besar hambatan R yang berbeda, maka besarnya tegangan V pun berbeda.

Dalam rangkaian listrik seri, dikenal juga istilah tegangan turun (drop voltage). Drop voltage adalah kejadian dimana ketika suatu tegangan di hubungkan dengan salah satu kutub suatu hambatan, maka akan terjadi penurunan tegangan pada kutub yang lain. Sehingga jika kedua kutub tersebut kita bandingkan, akan kita dapatkan beda tegangan.  Dan beda tegangan ini bergantung pada besarnya resistansi komponen tersebut.

Rangkaian listrik parallel

Rangkaian parallel merupakan suatu rangkaian beberapa komponen elektronika yang disusun secara sejajar. Sejajar disini berarti setiap komponen terhubung langsung ke sumber tegangan. Akibatnya adalah adalah besarnya tegangan pada setiap komponen akan sama besar.

sifat lain yang dimilki oleh rangkaian parallel adalah besar arus yang melintasi masing-masing hambatan berbeda sesuai dengan besarnya hambatan masing-masing komponen. Semakin besar nilai hambatanya, maka semakin kecil arus yang mengalir. Begitupun sebaliknya, semakin kecil nilai hambatanya, maka semakin besar arus listrik pada komponen tersebut. Cara menghitung arusnya cukup membagi tegangan baterai dengan hambatan komponen yang ingin diukur arusnya, I = V / R.

✔ Populer :  Rangkaian Kapasitor Seri dan Paralel

Demikian uraian singkat mengenai rangkaian listrik seri dan paralel. Semoga bisa menambah wawasan kita semua. baca juga artikel elektronika lainya seperti rangkaian suara monyet menggunakan IC555, rangkaian lampu LED berjalan, dan rangkaian pengendali motor. Sekian, Salam Engineer.

BAGIKAN
Seorang mahasiswa yang ingin hidup mandiri dan bermanfaat bagi orang lain. kontak hubungi mohnurfauzan18@gmail.com