6 Penyebab Seseorang Mudah Merasakan Khawatir

ERUDISI.com – Khawatir adalah kondisi di mana seseorang merasa kurang yakin dan ragu akan suatu hal yang telah terjadi ataupun yang akan dialaminya, seseorang yang

Arga Fica

6 Penyebab Seseorang Mudah Merasakan Khawatir foto: (pexels)
6 Penyebab Seseorang Mudah Merasakan Khawatir foto: (pexels)

ERUDISI.com – kondisi di mana seseorang merasa kurang yakin dan ragu akan suatu hal yang telah terjadi ataupun yang akan dialaminya, seseorang yang khawatir mudah merasa cemas, takut dan gelisah.

Seseorang yang tidak bisa mengontrol perasaan khawatirnya yang ditakutkan orang tersebut akan mengalami overthinking dan bahkan rentan dengan terkena depresi.

Untuk bisa mengontrol perasaan khawatir yang berlebihan kamu perlu mengetahui hal-hal apa saja  yang bisa menyebabkan seseorang , agar kedepannya kita bisa mengontrol perasaan khawatir yang ada dalam diri kita agar tidak berlebihan dan simak berikut.

Beberapa Penyebab Yang Dapat membuat Seseorang :

1. Ketakutan

Biasanya seseorang mudah merasakan khawatir karena dia merasa takut pada hal yang akan dilakukannya, bisa saja dia merasa tidak bisa sehingga takut gagal dan lain sebagainya.

Orang yang sering khawatir akan selalu memikirkan hasil yang negatif daripada memikirkan bagaimana cara mendapatkan hasil yang terbaik, sehingga akibat dari pemikirannya tersebutlah yang membuatnya merasa khawatir sehingga takut untuk mencoba.

2. Mendengarkan Orang Lain

Setiap perkataan orang lain dapat mempengaruhi pemikiran kita jika kita tidak pandai menyaring semua perkataan orang lain, maka orang lain dengan mudah mempengaruhi kita seperti mampu membuat kita ragu dengan keputusan maupun langkah yang sebelumnya kita sudah meyakininya.

Jangan biarkan perkataan orang lain mempengaruhi dan bahkan menekan kamu untuk melakukan apa yang tidak kamu inginkan, jika kamu tidak suka dengan saran dan pendapat orang lain maka kamu bisa menolaknya dan jangan pernah khawatir tentang tanggapan orang lain terhadap dirimu.

3. Menuntut Diri Untuk Tampil Sempurna

Memang dalam mengerjakan segala sesuatu seorang pasti menginginkan dirinya bisa memberikan yang terbaik bagi orang lain dan juga untuk dirinya, tak jarang seseorang menuntut dirinya untuk dapat tampil sempurna di hadapan orang lain tanpa melakukan kesalahan sedikitpun.

Tanpa disadari akibat dari pemikiran dan keinginannya untuk selalu tampil sempurna maka seseorang tidak akan pernah merasa tenang dan malah akan lebih sering merasa khawatir, menuntut diri untuk tampil sempurna sama halnya dengan memberi tekanan pada diri sendiri untuk itu jangan menuntut diri untuk selalu tampil sempurna tetapi cobalah untuk selalu memberikan yang terbaik.

4. Kebanyakan Berpikir

Seseorang yang kebanyakan berpikir dapat membuat dirinya lebih sering merasa khawatir tentang sesuatu hal yang belum tentu terjadi, saat akan melakukan segala sesuatu memang kita harus memikirkan dampaknya pada kita baik atau tidak.

Namun terkadang akibat dari sering berpikir secara berlebihan kita bisa menjadi overthinking dan tak jarang orang yang mengalami overthinking bisa memikirkan hal-hal negatif yang belum tentu akan terjadi.

5. Berbuat Kesalahan

Seseorang juga dapat merasa khawatir ketika dirinya telah berbuat salah namun takut untuk mengakuinya, dia takut jika ada orang lain yang mengetahui atau menemukan kesalahannya.

Jika menginginkan perasaan dan hidup yang tenang jangan pernah menyembunyikan kesalahan yang telah kamu perbuat sekecil dan sebesar apapun itu, sebab jika kamu terus menyembunyikan kesalahan yang kamu perbuat maka hidupmu akan tidak tenang dan penuh dengan kekhawatiran.

Beranikan diri untuk mengakui dengan cara minta maaf dan memperbaiki semuanya dan persiapkan diri untuk menerima segala konsekwensinya, agar perasaan dan pikiran bisa kembali tenang.

6. Tidak Ingin Mengecewakan Perasaan Lain

Saat ada seseorang yang minta tolong maupun memerintah nya maka dia akan berusaha untuk melakukannya meskipun dilakukan dengan terpaksa, sebab dia merasa khawatir dan cemas  bila tidak melakukannya akan ada seseorang yang kecewa karenanya.

Menurutnya daripada menyesal dikemudian hari karena telah mengecewakan orang lain, lebih baik dia melakukan apa yang orang lain katakan agar terhindar dari perasaan tidak enak dan khawatir.

Seseorang yang mudah khawatir akan lebih mudah dipengaruhi maupun dimanfaatkan oleh orang lain, untuk itu berhentilah menjadi orang yang mudah khawatir dan tidak enakan.

Related Post