Gadis Idaman Part 8: Pandai Memilih Posting Foto

Iman Nugroho

gadis-idaman

Jika kemesraan dan romantika dilakukan oleh sepasang sejoli yang telah halal. Maka kemuliaan, kehormatan dan berkah, serta kebahagiaan semoga tercurah kepada mereka berdua. Karena romantika, harmonika, kasih sayang, kelembutan serta kemesraan adalah sebuah berkah yang bernilai pahala. Dengan syarat halal dalam ijab qobul dan diniatkan karena Allah swt.

Namun bagaimana jika kemesraan dan romantika dilakukan oleh dua sejoli yang belum menikah? Mungkin mereka tidak sadar, bahwa apa yang telah mereka lakukan itu merendahkan dirinya sendiri. Orang yang sedang mabuk akan cinta, tak mampu mendengar nasehat orang, karena dirinya telah larut dalam samudera kebahagiaan (semu).

Yang terlebih parah lagi adalah dipasang di media masa (facebook, Twitter, Instagram, dll).

“Yakinkah orang yang selama ini menemanimu tanpa ikatan itu akan setia selamanya, ataukah akan berpaling pada waktunya?”

Sudah banyak cerita gundah gulana karena ditinggal cinta. Bahkan hal ini memenuhi beranda media sosial. Sudahkah anda sadar duhai yang ingin menjadi “gadis ”. Gadis yang diimpikan oleh setiap lelaki.

Mulailah langkah baru dengan perbuatan yang lebih baik. Coba renungkanlah, pikir dan hayati. Cukup renungi dalam hati dan anda sendiri yang akan menjawab pertanyaan di bawah ini:

1. Siapakah yang akan melihat foto anda di media sosial. Apakah anda sendiri atau semua orang bisa melihatnya?

2. Apakah foto yang sebaiknya anda unggah, apakah foto privasi atau foto yang bersifat umum?

3. Sudah bijakkah apa yang anda lakukan selama ini?

4. Beranikah anda menghapus foto-foto “tidak pantas” yang telah anda unggah?

Duhai gadis idaman yang dinantikan, waktu masih ada, bertindak lebih bijaklah hari ini untuk masa depanmu yang lebih baik.

Tags

Related Post