Artikel yang Baik perlu Struktur yang Jelas

Saat ini blog sudah menjadi sebuah ajang untuk mengais rezeki. Mereka hanya membuat artikel sebanyak-banyaknya dan dipublikasikan pada blog mereka, lalu penghasilan pun terus membuntutinya. Walaupun saya belum memahami sepenuhnya kegiatan seorang publisher, tetapi secara garis besarnya, seperti itulah kegiatan yang dilakukan seorang publisher.

Memang dalam sebuah blog, artikel menjadi tulang punggung dari blog tersebut. Karena penilaian sebuah blog berdasarkan isi yang terkandung pada blog tersebut, maka tak jarang pula yang mengatakan bahwa artikel adalah sebagai raja pada sebuah blog.

Oleh karena itu ketika dalam tahapan membuat artikel, banyak faktor yang harus kita perhatikan dengan seksama. Tujuannya agar dapat terlihat baik dimata pembacanya serta mesin pencari seperti Google dan bisa memberikan manfaat.

Lalu bagaimana cara membuat artikel yang baik? Mungkin Anda lebih mamahaminya dibandingkan dengan saya, tetapi saya akan tetap berbagi. Barang kali masih ada yang belum memahaminya atau masih ada yang membutuhkannya.

Dalam postingan saya kali ini, saya akan menjelaskan bagian yang sangat mendasar sekali namun ada juga beberapa dari mereka yang melewatkannya. Apa yang menjadi dasar ketika membuat sebuah artikel? Struktur atau susunanlah yang menjadi dasar ketika membuatnya. Ketika artikel memiliki struktur yang baik, maka  akan terlihat lebih alami serta memiliki alur cerita.

Berikut ini merupakan struktur sebuah artikel yang baik:

1. Pendahuluan

Struktur pertama harus ada adalah pendahuluan. Struktur ini bisa dibilang basa-basi terlebih dahulu, karena setiap kita ingin mengatakan sesuatu terhadap orang lain hendaklah mengeluarkan kata-kata pembuka atau basa-basi dan itu menjadi sebuah etika yang baik.

Sama juga halnya ketika kita hendak bertamu, kita wajib memberikan salam atau mengetuk pintu terlebih dahulu. Jika kita langsung masuk begitu saja kedalam rumah orang lain, maka Anda pasti tau apa resiko yang akan terjadi. Begitu pula dengan membuat artikel, hendaklah diawali dengan kata-kata pembuka atau pendahuluan.

2. Menguraikan Inti Pembahasan (Isi)

Setelah membuat pendahuluan, barulah kita uraikan inti topik yang akan kita bahas secara perlahan. Dalam menguraikan isi topik pembahasan, hendaklah diurikan secara jelas, baik itu maksud dan tujuannya, efek yang akan terjadi, sampai dengan sub-sub isi tersebut.

Ketika pada tahap menguraikan isi pada sebuah artikel, sebaiknya secara hati-hati. Karena bagian isi merupakan bagian yang paling penting, jangan sampai kita salah dalam menguraikan bagian isi tersebut. Jika kita salah dalam menguraikannya, maka bisa membuat orang mendefinisiknnya berbeda dengan maksud yang kita sampaikan.

3. Penutup

Ini merupakan struktur akhir dalam pembuatan artikel, jika ada pembuka maka harus ada penutup. Penutup ini juga penting dalam sebuah artikel, kita bisa memanfaatkannya untuk membuat pembaca merasa tertarik untuk meninggalkan komentar dengan menyuguhkan kalimat pertanyaan pada penutup tersebut.

Itulah tips sederhana dari saya yang sangat mendasar sekali, semoga masih bisa memberikan manfaat untuk Anda. Jika memang terlihat agak basi, anggap saja sebuah coretan dari seorang pemula yang sedang belajar membuat artikel.

Wasalam

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here