Mic USB: Cocokkah untuk Studio Rekaman?

Mic USB menawarkan solusi mudah dan cepat terhadap kebutuhan mic untuk studio Anda.

Keunggulan utamanya adalah ia memiliki pre-amps, analog to digital converter, dan phantom power sendiri. Semua telah lengkap menjadi satu.

Namun, sebelum memutuskan untuk memilih jenis ini untuk studio Anda, adalah penting untuk memahami juga kekurangan-kekurangannya.

Seperti semua jenis mic, gelombang suara akan dirubah menjadi sinyal analog elektris, kemudian dirubah lagi menjadi sinyal digital sebelum diteruskan ke komputer dan direkam oleh aplikasi DAW Anda. Nah, A/D converter yang disematkan pada mic USB hampir selalu memiliki kekurangan dalam proses ini.

Setiap bit yang hilang dari proses ini akan mempengaruhi kualitas akhir hasil rekaman Anda.

Jika Anda bergerak dalam bisnis podcasting (audio book) atau sejenisnya, Anda dapat menggunakan mic USB tanpa masalah berarti. Suara manusia saat berbicara memiliki rentang dinamis jauh lebih kecil jika dibandingkan suatu nyanyian lagu atau pun instrumen musik.

Masalahnya adalah, alih-alih Anda memiliki kontrol penuh, tidak ada cara yang bisa Anda lakukan untuk mengukur berapa rentang sinyal headroom yang Anda dapatkan.

Dengan kata lain, sangat mungkin Anda menyetel pengaturan level input yang salah, dan tidak ada cara untuk menanganinya. Ini jelas sesuatu yang buruk.

Tidak seperti sistem yang menggunakan preamps terpisah, di mana level dan gain dapat diatur dengan presisi, mic jenis USB tidak memungkinkan Anda melakukannya.

Dengan harga yang cukup memikat (jauh lebih murah dibandingkan: audio interface + mic conderser / dynamic), mereka yang menggunakannya dengan cepat merasa kecewa, dan akhirnya kembali mencari-cari mic tradisional.

Kesimpulan
Dari pembicaraan di atas, maka ini lah kesimpulannya:

Anda akan memperoleh hasil rekaman yang lebih baik dan memiliki kontrol presisi terhadap input ke sistem rekaman Anda ketika menggunakan mic tradisional berupa mic dynamic atau mic condenser.

Jika dari mic USB Anda berharap hasil reproduksi suara sebening kristal, maka Anda akan kecewa. Namun, jika Anda hanya mencari mic hanya untuk membuat audiobook, radio show dan semacamnya, mungkin ia masih bekerja dengan baik.

Keunggulan utama dari mic USB adalah kemudahan penggunaan dan pengaturan sistem, namun nyatanya mengeset mic biasa dan audio interface pun tidak kalah mudahnya.

Apalagi Anda telah berkunjung ke erudisi.com sebagai referensi!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here